TNI AL Tangkap Orang yang Mengaku Anggota Marinir, Ternyata Oknum BANSER

TNI AL Tangkap Orang yang Mengaku Anggota Marinir, Ternyata Oknum BANSER

Seorang anggota Bantuan Serbaguna (Banser) Nahdatul Ulama ditangkap oleh jajaran Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI Makassar, Ahad (13/1/2019).


Oknum Banser bernama Jusman itu ditangkap karena mengaku sebagai anggota TNI AL yang berdinas di Pasmar I Yonif I Marinir.

Kadispen Lantamal VI Makassar Kapten Laut (KH) Suparman Sulo mengatakan Jusman merupakan salah seorang penumpang kapal Pelni KM Ciremai.

“Dia naik dari pelabuhan Murhum Baubau dan hendak menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” ujar Suparman seperti dilansir pembawaberita.com.

Kronologi penangkapan warga yang diduga berdomisili di Kendari tersebut berawal saat di atas KM Ciremai, Jusman bertemu dengan Kopda Mar Zarfudin, Anggota Yonmarhanlan V Surabaya yang sedang melaksanakan on board di kapal itu.

“Marinir gadungan itu naik ke kapal KM Ciremai berbaju kaos loreng marinir, celana loreng, sepatu PDL, tas loreng, kopel dan sangkur tetapi tidak memiliki tiket,” imbuh Suparman.

Di atas kapal, lanjutnya, Jusman bertemu dengan Kopda Mar Zarfudin dan meminta fasilitas kamar selama dalam perjalanan.

Tanpa rasa curiga, Zarfudin bertanya ke Jusman, tugas di mana, dan dijawab oleh Jusman bahwa dirinya berpangkat serda, leting 115, bertugas di Pasmar I Yonif I Marinir.

“Karena tidak memiliki tiket, Kopda Zarfudin meminta KTA Jusman sebagai bukti keanggotanya di TNI AL, namun permintaan Zarfudin ditolak Jusman dengan dalih sedang ada tugas khusus sehingga KTA-nya tidak boleh diperlihatkan,” tambahnya.

Zarfudin yang mulai curiga, kemudian melakukan penggeledahan terhadap Jusman. Saat digeledah, ditemukan 3 lembar KTP, satu lembar KTP dan KK, bertuliskan status pekerjaan Tentara Nasional Indonesia, dan satu kartu tanda anggota Banser Kendari.

Anggota TNI AL gadungan tersebut kini telah diserahkan ke Polsek Suta untuk diproses lebih lanjut. [oksultra]

@elmoerif Lu Bilang Kalo Gua Menyebar Hoaxkan !?. Lu Nuduh Gua dong!?, Nih Yah Gua Buktiin Dengan Data Dan Fakta Melalui Akun Resmi IG: infokomando.

Anggota Salah Itu Di Nasehati Dan Di Perbaiki Bukan Dibela Bosssss.!!! pic.twitter.com/sJnLVZVBTv

— ʀɪꜰᴋʏ (@BUTIRANDEBUSAJA) January 13, 2019


Seakan ingin membela atau belum percaya begitu saja, kabar ini langsung dibantah netizen @elmoerif yang ujug-ujug menuduh hoax.

@elmoerif : “sdh siap yah koksekwensi menyebar hoax?! hehe.”

Untuk lebih meyakinkan Rifky kemudian memberikan sejumlah bukti dan fakta bahwa informasi yang dia unggah bukan hoax.

Dia memaparkan bahwa perihal terciduknya oknum Banser dari Kendari tersebut adalah benar adanya. Hal ini telah dikonfirmasi kebenarannya lewat akun Instagram milik TNI @infokomando dan @koran_militer.

Lantaran sebagian netizen masih terus menuduh kabar itu hoax, Rifky pun menambahkan bukti-bukti bahwa informasi yang diciutkannya benar.

“Nih Yah Gua Buktiin Dengan Data Dan Fakta Melalui Akun Resmi IG: koran_militer,” tulis Rifky.

Rifky menyarakan apabila ada kesalahan dinasehati bukan dibela.

“Salah Itu Di Nasehati Dan Di Perbaiki Bukan Dibela Bosssss.!!!” [swararakyat.com]


Anggota Banser Mengaku-Ngaku Sebagai Marinir di Kapal Pelni KM Ciremai

Seorang oknum anggota Banser terciduk oleh personil Yonmarhanlan V Surabaya, Sabtu (12/1/2019).

Terbongkarnya oknum anggota banser yang mengaku-ngaku sebagai seorang Marinir pangkat Serda leting 115 anggota Yonif 1 Marinir oleh Kopda Mar Zaefudin anggota Yonmarhanlan V Surabaya.

Berawal pukul 14.00 Wita, diakui Kopda Mar Zaefudin ada seseorang yang mengaku bernama Jusman naik kapal pelni KM Ciremai dari pelabuhan Baubau Sulawesi Tengah dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggunakan pakaian celana loreng, kaos loreng Marinir, sepatu PDL, tas loreng, kopel dan sangkur.

Ia juga menyebut dirinya memergoki Jusman dan pelaku meminta tempat/ kamar untuk istirahat selama perjalanan dari pelabuhan baubau menuju pelabuhan tanjung perak surabaya.

Kopda Mar Zaefudin lalu bertanya kepada Jusman tempat dinas nya dimana, dengan gagap, Jusman bilang bahwa dirinya Dinas di Pasmar 1 Yonif 1 Marinir.

“Terbongkarnya Jusman sebagai Marinir gadungan saat pengecekan tiket, kebetulan Jusman tidak memiliki tiket. “kata Kopda Mar Zaefudin.

Selanjutnya saudara Jusman di amankan di ruang scurity oleh personil Yonmarhanlan V Surabaya.

Ketika ditanya KTA nya, Jusman berdalih bahwa ia sedang ada tugas khusus sehingga, KTA nya tidak boleh diperlihatkan. “Kami akhirnya menggeledah dompet Jusman dan di temukan kartu tanda anggota Banser kota kendari. “Ucap Kopda Mar Zaefudin.

Dikabarkan, dari pemeriksaan anggota Yonmarhanlan V di temukan 3 buah KTP dan 1 buah Kartu Keluarga (KK), Adapun diantara 3 KTP tersebut terdapat 1 buah KTP atas nama Jusman B tertulis status pekerjaan Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kartu Keluarga (KK) nomor urut 2 atas nama Jusman B status pekerjaan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Hingga pada hari Minggu (13/1/2019) sekitar pukul 04.30 wita KM Ciremai Sandar di Pelabuhan Makassar dan dijemput oleh Ltd Mar Acep Hamdan (Kasatprov Yonmarhanlan VI Makassar) bersama personel Sintel Yonmarhanlan VI dan Ipda Nasrullah (Polsek Pelabuhan Soekarno Hatta) membawa pelaku ke Polsek Pelabuhan untuk dilaksanakan pengembangan lebih lanjut. [www.kabartoday.co.id][www.tribunislam.com]

Sumber : pembelaislam.com

Sebarkan...