Bersama Forum Ormas Islam, Pemkot Blitar Segel 8 Tempat Hiburan Malam

Bersama Forum Ormas Islam, Pemkot Blitar Segel 8 Tempat Hiburan Malam

Forum Ormas Islam ikut dalam proses penutupan sejumlah tempat hiburan malam di Kota Blitar, Rabu (9/1/2019).

Penutupan sementara yang dilakukan oleh petugas Satpol PP ini dengan cara, memasang spanduk segel ukuran besar yang bertuliskan ‘ditutup untuk keperluan evaluasi’.

“Kalau melihat bahasa disegelnya iya. Tapi dari DPRD, Pemkot dan Ormas Islam Blitar semua sepakat untuk mengawal sampai betul-betul ijin karaoke di Blitar dihapus,” kata pimpinan Jamaah Ansharusy Syariah Blitar, Syamsul yang tergabung dalam Forum Ormas Islam disela-sela aksi.

Samsul menilai, bahwa penyegelan ini baru tahap awal dari perjuangan.

Senada dengan itu, ketua Forum Ormas Islam Blitar Raya, Akbar Harir tidak ingin di Blitar ada tempat hiburan malam beroperasi.

“Blitar sebagai kota nasionalis agamis kami tidak ingin ada penyakit masyarakat yang dibiarkan beroperasi dan meracuni jiwa generasi muda dan masyarakat Blitar,” tegasnya, yang juga ikut menyaksikan proses penyegelan.

Petugas menutup tempat karaoke di Hotel Puri Perdana, Jl Anjasmoro, Kota Blitar. Kemudian dilanjut ke Kafe Jojoo, Kafe di Hotel Grand Mansion, Kafe Gorame, Kafe Vivace, Kafe Next, Kafe Mega’ss dan Kafe 999.

Selain bermasalah dengan ijin usaha, tempat hiburan malam tersebut menurut laporan masyarakat, diduga juga digunakan sebagai tempat praktik prostitusi terselubung.[www.tribunislam.com]

Sumber : jurnalislam.com

Sebarkan...