Waduh, Muncul Logo PDIP dalam Soal Ujian Akhir Semester SD di Bogor

Waduh, Muncul Logo PDIP dalam Soal Ujian Akhir Semester SD di Bogor

Suasana Pemilihan Umum 2019 semakin hangat menyusul ditemukannya lambang partai dalam dalam soal ujian penilaian akhir semester (PAS) kelas 6 SD di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.


Dalam soal ujian mata pelajaran PKN itu, terdapat pertanyaan terkait logo partai PDIP. Bahkan logo muncul juga logo mirip Partai Golkar yang dikaitkan dengan lambang Pancasila. “Gambar di atas merupakan lambang pancasila, sila ke…,” demikian salah satu pertanyaan yang muncul dalam soal ujian PKN.

Pada nomor 27 terdapat pertanyaan dengan mencantumkan gambar banteng moncong putih. Siswa diminta menjawab gambar tersebut merupakan lambang partai apa. Munculnya pertanyaan yang berbau politik itu langsung menjadi perbincangan ramai. Terlebih, saat ini marupakan masa-masa kampanye jelang pemilihan umum 2019 mendatang.

Para Pengawas Sekolah Kecamatan Tenjo, Ketua Kelompok Kerja Kecamatan dan Pengusaha Percetakan Naskah PAS, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor langsung melakukan pertemuan untuk membahas masalah tersebut.

Setelah pertemuan, pengawas dan pengusaha percetakan menyampaikan permohonan maaf disaksikan oleh Kepala Bidang Pembina SD, Sepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD, Wawan Kuswandi serta perwakilan kelompok kerja Pengawas Sekolah KPPS.

“Menyampaikan permintaan permohonan maaf atas adannya kejadian penuliasan naskah soal mata pelajaran PPKN Kelas 6 khususnya nomor 27 yang secara eksplisit mengambarkan gambar salah satu peserta partai pemilu,” demikian permohonan maaf yang disampaikan pengawas dan pengusaha percetakan, dikutip dari pojoksatu.id, Jumat (30/11/2018).

Pihaknya menyatakan tidak bermaksud melakukan kampanye atau sosialisasi atas salah satu partai peserta pemilu yang dimaksud. Melainkan hanya bagian dari penilaian terhadap daya nalar (pengetahuan) anak tentang partai-partai peserta Pemilu.

Materi pembelajaran tentang nama-nama dan lambang partai peserta Pemilu memang terdapat dalam silabus serta buku sumber pelajaran PKN Kurikulum 2006. Jadi secara substansi dan secara redaksional naskah soal PKN Kelas 6 nomor 27 masih bisa dikatakan relevan dengan materi pembelajaran.

Sebagaimana tercantum, pada halaman 23 buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk kelas 6 SD dan MI penulis Sunarso dan Anis Kusumawardani yang merupakan buku BSE yang sudah lolos uji dari Pusat Perbukuan serta dijadikan buku paket pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas 6 sekolah dasar dan MI.

“Namun kami menyadari pada saat ini berada pada masa kampanye baik Pemilu presiden (Pilpres) maupun Pemilu Legislatif (Pileg). Sehingga soal nomor 27 tersebut oleh sebgian pihak diasumsikan sebagtai bentuk kegiatan sosialisasi tanda gambar partai peserta pemilu,” tambahnya.

Ditegaskannya, mekanisme penyusunan naskah soal ujian yang dilakukan di Kecamatan Tenjo mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Naskah dibuat oleh guru di Pusat Kegiatan Guru (PKG) dengan pedoman kepada kisi-kisi soal mata pelalajaran Pendidikan Kewarganegaraan.
  2. Naskah soal diedit oleh editor yang berada pada tingkat Kecamatan.
  3. Naskah soal naik cetak ke percetakan setelah melalui proses editing [www.tribunislam.com]


Sumber : ngelmu.co

Sebarkan...