Pesan Habib Bahar bin Smith Saat Tutup Reuni Akbar Mujahid 212


Pidato Pimpinan Majelis Pembela Rasulullah, Habib Bahar bin Smith, menutup acara Reuni Akbar Mujahid 212 tahun 2018. Dalam pidatonya, Habib Bahar berbicara tentang kemungkinannya ditangkap polisi karena kasus ceramah ‘Jokowi banci’.

“Jikalau dalam beberapa hari ke depan, beberapa minggu ke depan, saya ditangkap karena membela rakyat yang susah, kalau saya ditangkap, dipenjara, berjanjilah kalian, jangan pernah kalian padamkan api perjuangan,” kata Habib Bahar berapi-api di panggung Reuni 212, Monas, Jakarta, Ahad (2/12/2018).

“Siap lanjutkan perjuangan?” imbuhnya.

“Siap!” sahut massa di depan panggung.

Baca Juga: Pidato Lengkap Habib Rizieq Shihab dalam Reuni Akbar Mujahid 212 (1)

Seperti diketahui, Habib Bahar dilaporkan Jokowi Mania dan Cyber Indonesia karena dianggap melakukan orasi yang mengandung unsur hate speech.

Polisi telah mengirim surat panggilan pemeriksaan kepada Bahar pada Jumat (30/11/2018). Sedianya Bahar akan diperiksa oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada Senin (3/12/2018).

“Panggilan terhadap Habib Bahar Smith sebagai saksi sudah dikirim Jumat (30/11) untuk dipanggil pada Senin, 3 Desember 2018, sebagai saksi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Sabtu (1/12/2018). [][www.tribunislam.com]

Sumber :detik.com, islampos.com

Sebarkan...