Soal Dugaan Korupsi Kemah Pemuda, HNW : Polri Jangan Buat Framing

Soal Dugaan Korupsi Kemah Pemuda, HNW : Polri Jangan Buat Framing

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) mengaku heran atas pernyataan kepolisian yang menyebut adanya kerugian negara dalam kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia tahun 2017 silam. Padahal, katanya, Badan Pemeriksaan Keuangaan (BPK) tidak pernah mengaudit terkait dugaan adanya penyimpangan dana kegiatan tersebut.


“Sudah sangat jelas bahwa BPK menyatakan kalau dinyatakan Bang Dahnil atau Pemuda Muhammadiyah dianggap merugikan keuangan negara, BPK menyatakan tidak ada penilaian dari BPK yang mengatakan kerugian negara,” katanya saat ditemui Jurnalislam.com usai pembukaan Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah di Gedung Sportorium UMY, Senin (26/11/2018).

“Bahkan belum ada permintaan audit, bahkan Menteri Pemuda dan Olahraga mengatakan bahwa masalah keuangan itu tidak ada masalah dan beres semuanya dan bahkan beliau kaget ketika diperiksa,” sambung HNW.

Lebih lanjut, HNW meyakini publik sudah sangat cerdas dalam memandang kasus yang menimpa Dahnil itu. Ia menambahkan, belum dipanggilnya GP Anshor dalam kasus tersebut semakin menunjukan ketidakadilan aparat kepolisian dalam menangani dugaan penyimpangan anggaran kegiatan itu.

“Jadi menurut saya publik juga sudah sangat cerdas ya dan sudah kritis dengan mengatakan bahwa yang berfoto itu bertiga kenapa yang selalu dikejar-kejar Bang Dahnil dan Pak Nahra,” paparnya.

“Sekali lagi basis untuk mengejarnya juga sudah sangat sunyir, kalau tadi kegiatan ada kerugian negara yang memberikan kewenangan untuk menentukan itu adalah BPK dan BPK tidak pernah menyatakan seperti itu,” katanya.

Untuk itu, ia mendesak aparat kepolisian untuk menghentikan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang tidak bersalah.

“Jadi menurut saya hendaknya polisi betul-betul melakukan penegakan hukum itu basisnya adalah pada penegakan hukum dan bukan framing, bukan kriminalisasikan, dan dibawa kepada politisasi,” pungkasnya. [www.tribunislam.com]

Sumber : jurnalislam.com

Sebarkan...