Setelah Esemka, Jokowi Sebut Motor Gesits akan Diproduksi Massal

Setelah Esemka, Jokowi Sebut Motor Gesits akan Diproduksi Massal

Presiden Joko Widodo kembali melontarkan ucapan terkait produksi kendaraan nasional. Setelah pada tahun 2014 lalu Jokowi populer dengan rencana produksi massal mobil Esemka, kini Jokowi menyebut motor nasional Gesits akan diproduksi massal.


Jokowi sendiri sempat menjajal Gesits di dalam kompleks Istana Jakarta, Rabu (7/11/2018) kemarin.  Jokowi asyik mengemudikan Gesits, yang digadang-gadang sebagai motor nasional karena 100 persen buatan Indonesia.

Jokowi mengatakan, persyaratan untuk laik jalan sudah lama dilakukan, dan kini saatnya adalah produksi.

“Sebentar lagi akan diproduksi satu tahun 60 ribu, satu bulan 5 ribu. Tapi kalau pasar menyambut ini satu line produksi dulu, kalau pasar menyambut bisa dibesarkan. Ini adalah merek dan prinsipal 100 persen Indonesia. Kecepatan sudah diuji coba sampai ke Bali enggak ada masalah. Jakarta-Bali,” kata dia, dikutip dari laman facebooknya, Kamis (8/11/2018).

Dalam uji coba, Jokowi sempat bingung. Menurutnya, lazimnya motor selalu ada bunyi ketika di gas, namun kali ini tidak. Ia memuji, motor ini ramah lingkungan.”Tadi saya coba karena enggak ada suara knalpotnya, saya senang. Yang greng greng greng tadi enggak ada jadi agak bingung menyesuaikan, enggak ada knalpotnya, enggak ada suara greng-greng-nya, halus sekali dan sangat ramah lingkungan,” tutur Presiden.

Untuk motor listrik seperti ini, yang paling penting menurut Jokowi adalah produksi baterai lithium. Dia mengaku, untuk materialnya tersedia di Indonesia dan sudah bisa dipadu, serta sudah bisa langsung berganti ke model listrik.

Pemerintah berjanji akan mempercepat produksi motor listrik, dengan cara tidak memperlambat izin-izin yang menjadi syarat diproduksinya motor Gesits ini.”Langsung produksi, pemerintah bantu dalam artian urusan uji-uji itu biar cepat, izin-izin cepat,” kata Jokowi.

Janji Esemka
Mobil Esemka kembali menghangat menjadi isu politik menjelang gelaran Pemilihan Umum 2019. Namun Jokowi  menyatakan tidak ada sangkut pautnya lagi dengan mobil Esemka yang turut melambungkan namanya sebagai walikota Solo.

Namun, ia mengaku akan datang dan meresmikan apabila mobil buatan anak negeri itu jadi diproduksi secara komersial.

Sebelumnya, pada tahun 2013 lalu, Produsen mobil nasional Esemka, PT Solo Manufaktur Kreasi dikabarkan saat itu terus mengembangkan produknya untuk bisa dipasarkan secara massal. Hingga April 2013, mobil Esemka buatan Solo itu sudah banyak dipesan hingga 7.000 unit.

Saat itu, bahkan Jokowi sempat mengatakan kemungkinan Esemka jadi kendaraan dinas kabinetnya. Pasca pembatalan pengadaan sedan Mercedes-Benz, muncul pertanyataan mobil dinas apa yang akan kabinet Jokowi-JK pakai. Apakah merek Esemka yang dipilih?“Bisa saja,” jawab Jokowi ditanya kemungkinan ESEMKA dipilih sebagai mobil dinas bagi anggota kabinetnya, dikutip dari metrotvnews.com.

Diketahui, Esemka adalah merek mobil hasil rakitan PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK). Sejak akhir 2012 mobil yang berawal dari praktikum siswa SMK di Surakarta itu sudah diproduksi massal dan dijual untuk umum.

Pengembangan Esemka  tidak lepas dari dukungan Jokowi semasa menjabat sebagai Walikota Surakarta. Sebagai bentuk dukungannya, Jokowi menggunakan SUV Esemka sebagai kendaraan dinasnya pada saat itu.

Cawapres yang mendampingi Jokowi, KH Ma’ruf Amin sempat menyebut mobil Esemka yang pernah dirintis Joko Widodo atau Jokowi akan diluncurkan pada Oktober. Namun hingga awal Bulan November 2018, rencana tersebut belum terealisasi.

“Bulan Oktober nanti akan diluncurkan mobil nasional bernama Esemka, yang dulu pernah dirintis oleh Pak Jokowi. Akan diproduksi besar-besaran,” kata Ma’ruf Amin di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Jember, Kamis (27/09/2018) saat itu.

Pernyataan tersebut dilontarkan Ma’ruf Amin ketika memberikan tausiah di hadapan ratusan santri dan ulama Nahdlatul Ulama.“Nanti ke depan ada harapan tumbuh mobil nasional Nuris jadi tidak mustahil. Semua usaha juga dimulai dari kecil,” katanya.

Namun hingga bulan November, mobil yang pernah dipakai Presiden Joko Widodo sebagai kendaraan dinas saat menjadi Wali Kota Solo belum juga diperkenalkan kepada masyarakat.[www.tribunislam.com]

Sumber : ngelmu.co

Sebarkan...