Pernah Jadi Pengacara HTI Kini Jadi Pengacara Jokowi, Ini Penjelasan Yusril

Pernah Jadi Pengacara HTI Kini Jadi Pengacara Jokowi, Ini Penjelasan Yusril

Ketua  Umum Partai Bulan Bintang (PBB) yang juga seorang pengacara, Yusril Ihza Mahendra bersedia menjadi pengacara pasangan calon Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Hal ini menjadi pertanyaan sebab Yusril pernah menjadi pengacara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)  yang posisinya berseberangan dengan pemerintah.


Yusril pun menjelaskan bahwa hal itu tidak menjadi masalah.

“Tidak jadi masalah. Dalam perkara HTI, yang kami gugat adalah Menkum HAM, bukan Presiden RI (Jokowi -red),” kata Yusril, Senin (5/11/2018).

HTI menggandeng pengacara kondang itu untuk menghadapi upaya pembubaran.

Dengan menerbitkan Perppu Ormas, pemerintah membubarkan HTI karena organisasi itu dianggap ingin mengubah Pancasila.

Yusril sempat menggugat Perppu itu ke MK pada 18 Juli 2017. Tapi MK mementahkan gugatan Perppu Ormas yang diajukan sejumlah pemohon. Pihak Yusril mengajukan kasasi perkara HTI itu ke Mahkamah Agung (MA) RI pada 19 Oktober 2018. Menurut Yusril, perkara gugatan HTI melawan Menkum HAM masih berlanjut dan belum ada putusan hukum tetap.

Sebelumnya diberitakan bahwa Yusril menyatakan kesediaannya menjadi pengacara Jokowi-Ma’ruf. Awalnya, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin, Erick Thohir, menanyakan kepada Yusril soal kesediaannya menjadi pengacara Jokowi-Ma’ruf.

“Saya memutuskan setuju dan menjadi lawyer-nya kedua beliau itu,” kata Yusril dalam keterangannya. [][www.tribunislam.com]

Sumber : islampos.com

Sebarkan...