Panitia Bantah Hoaks Seputar Reuni 212

Panitia Bantah Hoaks Seputar Reuni 212

Menjelang pelaksanaan Reuni 212, muncul sejumlah informasi tentang susunan acara dan kepanitiaan kegiatan itu. Panitia mengungkap sejumlah hoaks atau kabar palsu terkait acara pada 2 Desember mendatang.

Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 menggelar konferensi pers mengklarifikasi berita dan informasi seputar Aksi 212 yang menyebar di media sosial. Ketua Panitia Reuni 212 Ustaz Bernard Abdul Jabbar membantah informasi tentang susunan panitia dan susunan acara yang telah tersebar di media sosial.

“Menanggapi berita-berita yang beredar di media sosial, kami tegaskan, bahwa berita-berita itu semuanya adalah hoaks,” ujar Bernard dalam konferensi pers pada Rabu sore di gedung Dewan Dakwah Islam Indonesia, Jakarta.

Bernard menuturkan, hingga hari ini Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 sama sekali belum merilis susunan kepanitiaan ke publik. Begitu juga dengan susunan acara yang akan berlangsung pada 2 Desember 2018 di Monumen Nasional.

Dia juga mengungkap ada banyak berita di media sosial yang narasinya memojokkan panitia reuni dan Persaudaraan Alumni 212. Menurutnya hal itu sengaja dibuat oleh pihak yang tidak suka pada 212. Ada juga spanduk-spanduk yang mendiskreditkan Persaudaraan Alumni 212 juga panitia reuni 212.

“Artinya, bahwa berita-berita yang berkembang dan menyebar di media sosial adalah merupakan berita hoaks yang memang sengaja dibuat untuk mengisruhkan suasana dan juga menghambat kerja panitia,” tandasnya.

Dalam momen yang sama, Bernard juga mengklarifikasi simpang siur informasi perihal perizinan acara Reuni 212. Dia menuturkan kabar reuni 212 berjalan tanpa izin adalah kebohongan. Menurutnya, proses perizinan ke pihak kepolisian dan pengelola Monas sudah selesai.

“Insha Allah hari ini sudah semua dikeluarkan dan kita insha Allah tetap akan melaksanakan kegiatan ini di Monas,” kata Bernard.

“Jadi tidak benar jika dikatakan acara ini tidak ada izinnya. Katanya Monas tidak memberikan izin, itu berita yang tidak benar. Hari ini kami nyatakan segala proses persyaratan-persyaratan untuk pelaksanaan kegiatan proses perizinan semuanya sudah selesai,” pungkasnya. [www.tribunislam.com]

Sumber : kiblat.net

Sebarkan...