Metro TV Ditertawakan Rizal Ramli; Kalian Itu Paling Partizan, Tidak Objektif

Metro TV Ditertawakan Rizal Ramli; Kalian Itu Paling Partizan, Tidak Objektif

Media Indonesia, satu grup dengan MetroTV, dalam postingannya menyebut “Media Harus Jaga Kepercayaan Masyarakat”.

Sontak hal ini ditertawakan mantan Menko Kemaritiman Dr. Rizal Ramli.

“Saran ajaib πŸ˜€πŸ˜€ Wong MI dan Metro TV paling partisan, biased, tidak objective — kok gitu mau tingkatkan kepercayaan πŸ˜€πŸ˜€πŸ™,” kata mantan Menko Perekonomian ini di akun twitternya, Jumat (23/11).

Sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso, mengakui telah mengeluarkan instruksi agar memboikot Metro TV. Keputusan itu diambil lantaran Metro TV dianggap kerap menyerang kubu Prabowo.

“Saya orangnya enggak mau setengah-setengah, dia (Metro TV) nyerang terus, ngerjain terus, visi misi kita nggak pernah dimuat,” ujar Djoko di sela pengukuhan elemen relawan Prabowo-Sandi di Posko Pemenangan di Jalan Gayam Kota Yogyakarta Senin, 19 November 2018.

Djoko menuturkan, sebelum keputusan memboikot itu keluar, pihaknya banyak menerima kritik soal visi misi partai pengusung Prabowo-Sandi yang tak mendapat ruang yang cukup dalam pemberitaan televisi swasta tersebut. “Jadi daripada tanggung-tanggung, akhirnya dua minggu kemarin kita putuskan, sudah kita boikot saja, itu saya perintahkan boikot Metro (TV),” ujar Djoko. (Pi)[www.tribunislam.com]

Sumber : eranuskun.com

Sebarkan...