Cyber Indonesia Resmi Polisikan Prabowo Soal Hoax Ratna Sarumpaet


Cyber Indonesia Resmi Polisikan Prabowo Soal Hoax Ratna Sarumpaet

Cyber Indonesia resmi mempolisikan Prabowo dan kawan-kawan atas penyebaran berita bohong atau hoax soal dugaan penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.


Salah satu barang bukti yang diserahkan Cyber Indonesia ke polisi adalah pernyataan calon Presiden Prabowo Sunianto. Laporan ini pun telah diterima Polda Metro dengan nomor LP/5315/X/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus.

Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid di Mapolda Metro Jaya, Rabu 3 Oktober 2018 menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan beberapa akun medsos dan sejumlah tokoh terkait pernyataan Prabowo di media kemarin malam.

Muannas meminta pihak calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto untuk hati-hati dalam memberikan pernyataan ke masyarakat. Sebab, pernyataannya bisa membuat gaduh situasi politik, apalagi saat ini masa kampanye Pemilihan Presiden dan Pemilu Legislatif 2019.

“Diharapkan jadi pembelajaran, apalagi tokoh terlibat pilpres. Ini menunjukkan integritas pemimpin itu sangat dibutuhkan,” kata Muannas, dikutip dari Viva.

Pada laporannya, tokoh-tokoh yang jadi terlapor adalah Ratna Sarumpaet, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Koordinator Juru Bicara Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak, politikus Partai Gerindra Rachel Maryam dan Habiburokhman, serta Elite Demokrat Ferdinand Hutahean. Selain itu, pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga dilaporkan.

Para terlapor diduga telah melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 dan atau Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat 1 Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektonik. Pelapor juga memasukkan Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.[www.tribunislam.com]

Sumber : ngelmu.co

Sebarkan...