Reaksi Aa Gym Soal Intimidasi Terhadap Ustaz Abdul Somad

Reaksi Aa Gym Soal Intimidasi Terhadap Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad (UAS) mengungkapkan di media sosial, bahwa dirinya terpaksa membatalkan ceramah di sejumlah kota di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur karena ancaman dan intimidasi. Terkait hal itu, KH Abdullah Gymnastiar atau yang dikenal dengan Aa Gym turut bicara.


KH Abdullah Gymnastiar meminta aparat segera bertindak atas unggahan UAS. Aa Gym mengatakan bahwa ia akan mendorong Ustaz Abdul Somad untuk proaktif melaporkan kasus ini ke aparat Kepolisian.

“Semuanya harus benar, akurat dan lengkap. Kalau merasa ada ancaman, intimidasi, laporkan. Kita dukung kalau Ustaz Abdul Somad jelaskan lebih detail. Insya Allah kalau terang benderang akan jelas,” papar Aa Gym saat diwawancara oleh tvOne, Senin malam, 3 September 2018.


Aa Gym mengaku bahwa ia cukup sering berkomunikasi langsung dengan Ustaz Abdul Somad. Berdasarkan hasil komunikasinya beberapa pekan lalu, Aa Gym mengatakan bahwa dirinya belum mendengar keluhan akan adanya ancaman dan intimidasi.

Oleh karena itu, ketika UAS mengungkapkan perihal ancaman dan intimidasi di media sosial, Aa Gym pun yakin soal ancaman yang diterima UAS. Menurut Aa Gym, UAS bukan seseorang yang penakut (soal ancaman). Namun, menurut Aa Gym, dirasakan intimidasi dan ancaman itu sudah di luar batas kewajaran, sehingga harus diselesaikan aparat.

Aa Gym berharap aparat bisa segera bertindak menyelidiki ancaman yang diungkapkan UAS. Apalagi UAS merupakan sosok yang saat ini tengah populer dan pasti didengar oleh jemaahnya.

Aa Gym pun mengingatkan aparat agar adil dalam bertindak, tidak tebang pilih, sehingga tidak muncul persepsi ‘wasit’ berat sebelah atau ikutan bermain.

“Kalau ‘wasit’ ini ikut bermain, sudah mengkhianati rakyatnya. Kalau aparat negara sudah tidak adil, maka sama saja mengkhianati negara ini. Sebelum berkembang ada aparat yang tidak adil, maka harus segera disikapi agar hak-hak ulama yang mengajak umat ke jalan agama ini terlindungi,” tegas Aa Gym.

Aa Gym menyampaikan bahwa ia sepakat jika tindakan main hakim sendiri, penolakan, persekusi, membatasi atau menghalangi hak konstitusional orang, adalah perbuatan melanggar hukum. Maka, aparat penegak hukum harus segera bersikap.

“Ini sangat tidak bagus untuk kesehatan negeri ini, bisa pecah belah, jadi harus diselesaikan dengan adil,” ujar Aa Gym. [www.tribunislam.com]

Sumber : ngelmu.co

Sebarkan...