Polisi Minta UAS Buat Laporan Soal Ancaman dan Intimidasi Terhadapnya


Polisi Minta UAS Buat Laporan Soal Ancaman dan Intimidasi Terhadapnya

Ustaz Abdul Somad (UAS) memilih untuk membatalkan beberapa janji untuk memberikan ceramahnya di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal itu UAS lakukan setelah mengklaim ada ancaman dan intimidasi.


“Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan dan lain-lain terhadap tausiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang,” kata UAS di akun Facebooknya.

UAS juga telah meminta maaf kepada masyarakat atas pembatalan janjinya ini.

“Maka saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta. Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi, dan mohon didoakan selalu,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, polisi telah meminta UAS membuat laporan polisi seputar dugaan ancaman dan intimidasi yang diterima dari sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan pihak kepolisian hanya bisa melakukan penyelidikan seputar dugaan tersebut bila UAS membuat laporan polisi.

“Saya menilai, beliau kan merasa diintimidasi, silakan lapor. Kalau dia tidak melapor, maka polisi tidak akan menangani,” kata Setyo di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Senin (3/9/2018).

Jenderal bintang dua itu mengaku belum mendengar dugaan ancaman dan intimidasi yang dialami oleh UAS hingga saat ini. [] [www.tribunislam.com]

Sumber : islampos.com



Sebarkan...