Penyebar Video Ricuh di MK Ditangkap, Pengacara: Karena Ada Caption #TurunkanJokowi


Penyebar Video Ricuh di MK Ditangkap, Pengacara: Karena Ada Caption #TurunkanJokowi

Syuhada Aqsa ditangkap pihak kepolisian pada Sabtu 15 September 2018 di Tanjung Barat, Jakarta Selatan karena dianggap menyebarkan berita hoaks soal demo mahasiswa di Mahkamah Konstitusi (MK).


Menanggapi peristiwa tersebut, pengacara dari Badan Hukum Front (BHF), Aziz Yanuar membenarkan bahwa Syuhada memposting vidio tersebut. Namun, ia menekankan bahwa video tersebut benar-benar terjadi tanpa ada rekayasa dari Syuhada.

“Awalnya yang bersangkutan memang diminta oleh rekannya setelah itu ternyata yang disebar memang ada kekeliruan. Harusnya dia (Syuhada.red) cek lagi, dan dia nggak cek lagi. Penyebarannya itulah yang disangkakan ke yang bersangkutan,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (18/09/2018).

“Sebenarnya beritanya benar, bukan dia ngarang-ngarang. Cuman nggak update, video lama,” imbuhnya.

Rekaman video yang dimaksud adalah kegiatan anggota TNI dan Polri yang sedang melakukan simulasi penanganan keamanan dalam rangka persiapan Pemilu 2019.

Aziz memaparkan bahwa yang dipermasalahkan adalah caption dari postingan tersebut. Dalam postingan tersebut tertulis mahasiswa sudah bergerak dan mengusung tagar #turunkanjokowi.

Terkait hal ini, Aziz berharap pihak kepolisian memberikan penangguhan penahanan terhadap Syuhada, yang merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI). Sebab, Syuhada selama ini kooperatif.

“Kami berharap polisi memberikan penangguhan penahanan. Toh selama ini yang bersangkutan kooperatif,” katanya.[www.tribunislam.com]

Sumber : kiblat.net

Sebarkan...