Ini 5 Fakta terkait OTT Suap Dana Rehabilitasi Gempa Lombok

Ini 5 Fakta terkait OTT Suap Dana Rehabilitasi Gempa Lombok

Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap anggota DPRD Mataram dari Partai Golkar, H Muhir. Anggota legislatif tersebut kedapatan ‘melipat’ dana bantuan gempa Lombok.


Berikut fakta-faktanya:

1. TKP di Warung Makan

OTT dilakukan di Warung Encim ‘Geniu’ Kuliner Khas Lombok yang beralamat di Jalan Rajawali I No18 Cakranegara Kota Mataram pada 14 September 2018 sekitar pukul 10.30 WITa.

2. Tiga Orang Diamankan.

Dalam OTT tersebut, tiga orang berhasil diamankan. Mereka adalah  Muhir, Kadis Dikbud Kota Mataram dan kontraktor Catur Totok Hardianto.

3. Barang Bukti HR-V hingga Uang

Dalam operasi itu, diamankan barang bukti mobil HR-V, sepeda motor PCX dan uang tunai Rp 30 juta. Sepeda motor masih baru, belum berpelat nopol dan masih berbalut plastik.

4. Uang Suap Dudiga Terkait Proyek Dana Rehabilitasi Gempa Lombok

Jaksa mengantongi bukti suap itu diperkirakan terkait dengan pembahasan anggaran di DPRD Kota Mataram sehubungan dengan Bantuan Bencana Gempa Bumi Lombok yang akan diperuntukan bagi Sekolah SD dan SMP yang ada di Kota Mataram.

5. Muhir langsung diberhentikan Golkar

Partai Golkar langsung memberhentikan kadernya yang terlibat dalam kasus terkait dana bagi korban gempa Lombok, yakni H Muhir.

“Kita langsung berhentikan,” ujar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. [][www.tribunislam.com]

Sumber : islampos.com

Sebarkan...