Haikal sebut PKI Berlindung dengan Kedok Pancasila, Fadli Gelorakan Tagar 2019 anti PKI



Sebelum berbicara soal sejarah, terlebih soal tindak tanduk PKI, ada baiknya kita mencari literasi soal itu. Sungguh tak elok, atau malah tak berempati jika kemudian kita menilai bahwa PKI tidak berbuat apa-apa ke bangsa dan Negara, khususnya ke umat Islam di waktu itu (silam).


PKI bisa dikatakan cukup cerdik ketika itu, di mana menurut ustaz Haikal Hassan kerap berlindung atas nama agama (Islam) dan Pancasila. Dan dari cara-cara atau laku PKI ketika itu menurutnya seperti digunakan saat ini yang seolah-olah malah umat Islam dianggap antipancasila.

“Sejak zaman dulu, sejarah mencatat bahwa PKI dan simpatisannya selalu berlindung dengan kedok Pancasila dan menyinyir Islam. Selalu terulang cara dungu ini. Catatlah dalam otak kalian bahwa Pancasila lahir dari rahim ulama,” tegasnya, di akun Twitter pribadi miliknya baru-baru ini.

Perhatian terhadap sejarah kelam PKI juga diberikan oleh Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Walau tidak menceritakan sepak terjang PKI sedikit seperti ustaz Haikal, tapi Fadli seperti mengingatkan tanda waspada akan organisasi yang dikenal kiri tersebut.

Gelorakan #2019GantiPresiden menuju #2019PrabowoPresiden sehingga #2019tetapAntiPKI,” demikian cuitannya.

Untuk dianggap senafas dengan tagar lain seperti #2019GantiPresiden, ia pun seperti meminta “restu” agar tagar yang bernada penolakannya terhadap PKI dimunculkan ke warganet. “Apakah perlu tagar #2019TolakPKI? Biar lengkap.”

Dalam sejarah, PKI tercatat dinilai memberontak ke penguasa sah Indonesia saat itu. Bahkan sebelum memberontak, PKI bermanuver ke dalam pergerakan Islamis dan nasionalis. Maka tak heran jika ada petinggi-petinggi PKI yang ditemukan bergelar “ustaz” atau “pejuang”. Yang mengharukan, pemberontakan tersebut banyak memakan korban. Baik di kalangan tokoh agama (Islam), nasionalis, maupun lainnya. [www.tribunislam.com]

Sumber : voa-islam.com



Sebarkan...