Dewi Sandra Beri Pelajaran pada Oknum Emak-Emak Pengusir Ustaz Adi

Dewi Sandra Beri Pelajaran pada Oknum Emak-Emak Pengusir Ustaz Adi

Artis Dewi Sandra ikut memberikan tanggapan atas persekusi yang dialami oleh dai nasional Ustaz Adi Hidayat. Bintang film Ayat-Ayat Cinta 2 itu memberikan pelajaran kepada oknum emak-emak yang melakukan pemberhentian kajian Ustaz Adi Hidayat.


Ungkapan hati Dewi ia sampaikan melalui media sosial pada Jumat (7/8/2018). Begini ia bertutur:

Aku ngga habis pikir tentang hal2 yg sekarang sedang terjadi.... semua tanda2Nya begitu nyata.... hal yang sudah diwanti2 oleh Nabi kita sebagai tanda akhir zaman. Mungkin pas di jaman Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam para sahabat pasti geleng2 dan bertanya kok ada kaum yang sperti ini?

Tidak jarang sekarang guru2, dai2, ustad2, ulama2 kami sedang diuji tapi kalo boleh jujur aku tidak terlalu khawatir dengan mereka, karena mereka punya ilmu dan Insha Allah iman mereka jauuuuh lebih kuat daripada kami.

Mereka sudah paham bahwa dunia ini tempat ujian. Mau dicaci, diterror, bahkan dicekal, ku yakin mereka sudah siap. Ini adalah ujian sekaligus ladang pahala atas kesabaran mereka. Justru yang aku khawatir adalah kita. Kita2 ini dengan ilmu yang cetek, dan cenderung suka lupa dengan adab. Terutama adab belajar dan adab terhadap guru2 kami.

Yang ngga suka, bisa mengeluarkan kata2 yang sangat disesalkan. Mencela ulama adalah dosa besar dan akan menutup pintu akherat.

Ya Allah. Hanya dengan kata2 saja kita bisa menutup pintu akherat kita sendiri, belum ditambah perbuatan2 yang lain... Doesnt that scare you? 😭

Ada lagi yang merasa akrab dan suka bercanda lewat batas sehingga diam2 mungkin guru2 kami sedih. Mereka bisa dapat ilmu ini harganya mahal. Ya Allah, kita mau menghafalkan satu surat aja pengorbanannya kaya apa?

Bagaimana dengan mereka yang bersusah payah belajar menghafalkan Al’quran (sampe posisi ayat ada di mana itu udh khatam banget ya...) dan ribuan Hadist di pesantren bahkan sampai keluar negri.

Memang karena kami ngga lihat prosesnya bukan berarti kita dengan seenaknya tidak menghargainya. Ilmu mereka yang sekarang kami berlomba2 kejar agar menjadi manusia lebih baik tidak akan bisa masuk ke hati jika kami tidak punya adab terhadap ilmu itu sendiri.

Aku ngga habis pikir... memang kita harus lebih banyak belajar lagi... dimulai dari adab.

Semoga guru2 kami ditambahkan kesabaran mengahadapi kami2 yang butuh banyak pencerahan, semoga guru2 kami diberikan kesehatan serta keberkahan dunia akherat dan semoga guru2 kami dirahmati Allah...selalu. 🤲🏼 [www.tribunislam.com]

Sumber : bersamadakwah.net

Sebarkan...