Sebut Burqa Seperti Kotak Surat, Sepertiga Warga Inggris Desak Johnson Minta Maaf pada Umat Muslim


Sebuah jajak pendapat baru menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga warga Inggris menganggap mantan menteri luar negeri Boris Johnson bertindak rasis. Hasil ini muncul setelah Johnson berkomentar tentang burqa, pakaian tubuh lengkap untuk wanita Muslim, dan menyebutnya ibarat ‘kotak surat.’


Menurut hasil survei oleh Sky News, enam dari sepuluh orang mengatakan komentar Johnson itu “tidak” rasis, sementara hanya 33 persen dari responden mengira itu rasis.

Jajak pendapat itu juga menyarankan bahwa 26 persen warga Inggris menentang larangan terhadap burqa, sementara sekitar 60 persen mendukung larangan tersebut oleh pemerintah.

Jajak pendapat ini dilakukan setelah Johnson membuat perbandingan dalam sebuah artikel untuk surat kabar The Daily Telegraph pada Senin (6/8/2018).

Ini mengungkapkan bahwa warga Inggris tetap berpisah tentang apakah Johnson harus meminta maaf atas pernyataannya – 45 persen berpikir dia harus melakukannya, sementara mayoritas, sekitar 48 persen, berpikir tidak perlu.

Warga London adalah kritikus terberat Johnson, seorang pria yang telah dua kali warga pilih sebagai walikota London. Lebih dari 50 persen warga London mengatakan dia harus meminta maaf atas pernyataan Islamofobia.

Beberapa pejabat terkemuka juga telah meminta Johnson untuk meminta maaf, termasuk Perdana Menteri Theresa May. Seorang rekan senior Tory Muslim, Lord Sheikh, mengatakan Johnson harus kehilangan jabatannya di Partai jika dia tidak membuat permintaan maaf kepada publik. Ini berarti bahwa hubungannya dengan Partai akan mengalami penurunan peringkat yang serius.[www.tribunislam.com]

Sumber : islampos.com

Sebarkan...