Saat Jakarta Sibuk Deklarasi Capres, Ini Yang Dilakukan UAS


Saat Jakarta Sibuk Deklarasi Capres, Ini Yang Dilakukan UAS

Di saat Jakarta sibuk dengan deklarasi calon presiden dan wakil presiden Pilpres 2019, Ustad Abdul Somad masih terus mengunjungi umat Islam di Provinsi Kepri.


Seperti diketahui, Ustad Abdul Somad sempat didorong oleh GNPF Ulama dan koalisi partai pengusung Prabowo Subianto  sebagai cawapres.

Namun, Ustad Abdul Somad menolak dan memilih tetap konsisten sebagai ulama.

Setelah di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang, Rabu malam, pada Kamis (10/8/2018) malam, Ustad Abdul Somad memberikan ceramah di Lapangan SWei Harapan, Sekupang, Kota Batam.

Ribuan warga Batam terlihat antusias menhgikuti tabligh akbar Ustad Abdul Somad sejak ba’da Isya.

Ustad Abdul Somad dalam ceramahnya mengajak warga untuk menjalin silaturohmi dengan sesama.

Pria asal Kmpar, Riau yang akrab disebut UAS ini mengatakan, berkumpulnya orang ramai dalam acara Tabligh Akbar merupakan kuasa dari Allah SWT.

“Tema kita malam ini, ‘Dari Perkumpulan Menjadi Kekuatan’, mengumpulkan orang sebanyak ini susah. Semua ini terjadi karena kuasa Allah SWT,” ujarnya membuka tabligh.

“Kuncinya itu silaturohim. Yang mau umur panjang, murah rezkinya hendaknya menjalin silaturohim dengan sesama. Umur itu ibarat botol, Misalnya, walaupun umurnya sama-sama 40 tahun, orang yang datang tabligh akbar itu ibarat botol. Yang isi sirup lebih berharga dari pada orang yang tidak datang, itu ibarat botol yang isi air putih,” katanya.

UAS juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan setelah acara Tabligh Akbar berlangsung.

“Jangan heboh saja karena Tabligh Akbar ini yang ceramah Ustad Somad. Tetapi saya juga mengajak warga yang hadir disini untuk menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya,” katanya.

Saking antusiasnya warga menyaksikan tabligh akbar, banyak yang kesulitan mencari tempat parkir karena kawasan tersebut sudah padat dengan pengunjung.

Meskipun panitia pelaksana sudah menyaipkan tempat parkir, namun jumlah kendaraan tak tertampung.

Seorang warga Sei Harapan, Andi mengakui kesulitan mencari tempat parkir karena semua tempat parkir yang di sediakan sudah penuh.

“Ia ini sedang kesulitan, tadi saya ke belakang lapangan untuk parkir sudah penuh,” katanya.

Pantauan Tribun di lokasi, terlihat beberapa panitia berusaha mengarahkan warga untuk parkir di sekitar area perumahan. Dikarenakan penuhnya lahan parkir yang telah di sediakan panitia.  [tribun][www.tribunislam.com]

Sumber : eramuslim.com



Sebarkan...