Pemerintah Didesak Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Lombok



Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih, Zulkieflimansyah berharap Pemerintah Pusat segera menaikan status bencana Lombok menjadi bencana nasional.


Menurutnya, status bencana nasional diperlukan untuk meningkatkan perhatian terhadap penanganan bencana.

“Kalau statusnya jadi bencana nasional, kami berharap ada perhatian yang lebih baik, karena rehabilitasi dan recovery ini kan butuh waktu lama. Karena alokasi pendanaan, perhatian dan lain-lain jauh lebih besar kalau jadi bencana nasional,” katanya, Jumat (10/8/2018).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, di wilayah Kabupaten Lombok Utara, 80% rumah rata dengan tanah. Sehingga masyarakat yang sebagian besar anak-anak, orang jompo dan orang sakit harus mengungsi di tenda-tenda darurat yang berada di tengah sawah dan hutan.

“Mereka tidak mungkin kembali ke rumah karena rumahnya sudah tidak ada. Bayangkan kalau hujan datang, tidak ada sanitasi yang memadai, tidak ada shelter yang memadai. Ini menyangkut ratusan ribu manusia,” ungkapnya.

Dengan alasan itu, dirinya berpendapat sangat wajar jika statusnya dinaikan menjadi bencana nasional. Terlebih menurut Zul, terjadi kepanikan massal lantaran gempa susulan yang terus terjadi.

“Orang sini gak mungkin akan bilang menyerah karena semangat perjuangannya, tapi mestinya kan dilihat dari jumlah korban dan kerusakan fisik, harusnya sudah jadi bencana nasional,” tegasnya.

Kendati demikian, Zul juga mengapresiasi bantuan yang telah dikirimkan oleh Pemerintah Pusat yang menurutnya cukup meringankan beban para korban.

“Hampir semua sudah ada bantuan. Cara penanganan dan bantuan sudah seperti bencana nasional, hanya tinggal menaikan statusnya saja. Hari Senin insya Allah kami akan mulai juga pengangkutan puing reruntuhan bangunan,” jelasnya.[www.tribunislam.com]

Sumber : voa-islam.com

Sebarkan...