Innalillahi, Update Korban Tewas Gempa Lombok, Capai 347 Orang


Innalillahi, Update Korban Tewas Gempa Lombok, Capai 347 Orang

Korban tewas gempa Lombok terus bertambah. Gempa susulan pun masih terus mengguncang Lombok.


Sampai sore ini, didapatkan update data terbaru korban tewas karena gempa 7 skala richter di daerah Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, mencapai 347 orang. Jumlah ini didapatkan berdasarkan laporan dari para camat dan Bupati Lombok Utara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lombok Utara mengatakan bahwa mendapat laporan dari seluruh camat soal korban yang meninggal itu. Berikut adalah data sementara korban meninggal dunia tersebar di Kecamatan Gangga 54 orang, Kayangan 171 orang, Bayan 11 orang, Tanjung 54 orang, dan Pemenang 57 orang.

Diberitakan sebelumnya bahwa Gubernur NTB Zainul Majdi (TGB) menyebut korban yang meninggal gempa yang mengguncang NTB sebanyak 226 orang. TGB menyampaikan bahwa jumlah tersebut bisa saja bertambah mengingat banyak wilayah yang belum terjangkau sehingga seluruh korban belum terdata.

Sedangkan, Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan jumlah korban tewas saat ini memang belum pasti. Sutopo bahwkan menyebutkan bahwa data BNPB baru mencatat korban yang meninggal sebanyak 131 orang. Untuk wilayah Lombok Utara BNPB baru menerima laporan ada 78 orang tewas.

Adapun korban tewas, menurut Sutopo, beberapa diantaranya sudah diambil pihak keluarga dan dimakamkan. Sebagian korban tewas lainnya masih berada di rumah sakit yang tersebar di beberapa wilayah.

Selain korban tewas, sebanyak 1.477 orang mengalami luka berat dan dirawat inap yang tersebar di sejumlah wilayah. Adapun jumlah pengungsi gempa Lombok sebesar 156.003 orang.

Sutopo juga memaparkan bahwa masih ada serangkaian gempa susulan yang terus terjadi hingga hari ini. Namun, goncangan gempa susulan tersebut terbilang rendah, yakni sekitar 3 Skala Richter.

“Gempa susulan masih berlangsung. Sampai pagi hari ini terjadi sekitar 318 gempa susulan,” ujar Sutopo. [www.tribunislam.com]

Sumber : ngelmu.co

Sebarkan...