Buntut Kasus Mahfud MD, Muncul Gerakan Haram Pilih Jokowi di Madura


Batalnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menjadi calon wakil Presiden (Cawapres) Joko Widodo (Jokowi) setelah diminta bersiap secara resmi untuk dideklarasikan, menimbulkan reaksi yang cukup keras dari sebagian masyarakat Madura. Salah satunya muncul gerakan "Haram Milih Jokowi".


Beberapa demonstrasi berlangsung di sejumlah wilayah Madura dan Jawa Timur. Sejumlah warga membawa spaduk besar bertulisan "Madura Untuk Indonesia", "Haram Bagi Orang Madura Memilih Jokowi" di Jembatan Suramadu, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat lalu, lapor Rmol.co.

Mahfud MD sendiri sudah mengutus asistennya Imam Marsudi untuk menemui aktor-aktornya untuk menghentikan gelindingan gerakan tersebut. Mahfud menyampaikan pesan agar mereka tidak melakukan demo-demo yang kontra produktif bagi Indonesia sebab dirinya merasa tidak apa-apa.

Tetapi sejumlah tokoh gerakan ini tetap tak terima. Mereka menyatakan, memang boleh jadi Mahfud sendiri tidak apa-apa, tetapi sebagian besar masyarakat Madura justru sangat merasakan apa yang dirasakan Mahfud.

Masyarakat Madura turut sakit hatinya dan kecewa dengan keputusan Jokowi lewat drama yang menimpa tokoh mereka.[www.tribunislam.com]

Sumber : voa-islam.com

Sebarkan...