Wasekjen MUI Tegaskan Pembicaraan Khilafah Tak Terlarang


Wasekjen MUI Tegaskan Pembicaraan Khilafah Tak Terlarang

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain menanggapi indikasi masjid yang terpapar radikal adalah yang membicarakan khilafah.


Ia menegaskan bahwa pembicaraan tentang khilafah tidak dapat dilarang. Sebab, khilafah merupakan khazanah Islam.

“Yang menjadi berbahaya adalah membahas masalah khilafah menjadi terlarang. Padahal itu khazanah Islam dan tertulis di kitab-kitab klasik Islam,” katanya kepada Kiblat.net pada Selasa (10/07/2018).

Lain halnya, kata dia, jika membuat persiapan untuk makar atau memberontak. Menurutnya, tindakan tersebut jelas terlarang.

“Tapi jika membahas kitab Islam mengenai khilafah Islamiyah, apa salahnya? Kenapa jadi dianggap lebih berbahaya dari PKI Komunis dan leninisme yang jelas-jelas dilarang dalam tap MPR no xxv tahun 1966,” tegasnya.

Tengku menegaskan, survei yang dilakukan oleh P3M tidak akan memberikan pengaruh yang berarti bagi umat Islam. Menurutnya, yang mengkhawatirkan adalah ketika hasil penelitian tersebut disalahgunakan.

“Yang mengkhawatirkan jika kemudian tangan kekuasaan memakai penelitian mentah itu untuk bertindak terhadap masjid-masjid yang diklaim itu. Ini yang akan membuat riak riak,” tukasnya. [www.tribunislam.com]

Sumber : kiblat.net



Sebarkan...