Pemerintah Dinilai Salah ‘Timing’ Bangun Infrastruktur

Pemerintah Dinilai Salah ‘Timing’ Bangun Infrastruktur

Infrastruktur dianggap salah satu komponen penting untuk menunjang perekonomian Indonesia. Infrastruktur yang baik juga bisa mendatangkan banyak investor.


Direktur Investa Saran Mandiri, perusahaan private equity Indonesia, Hans Kwee mengapresiasi pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menggenjot pembangunan infrasruktur.

“Pemerintah pada track yang tepat transformasi ekonomi dari pola santai bangun infrastruktur. Begitu jadi tol dari Aceh sampai Lampung, kita tidak susah undang investor. Ekonominya jalan,” ujar Hans di Jakarta, Kamis (12/7).

Hans mengatakan, jangan sampai bahan mentahnya tersedia, namun infrastrukturnya belum terbangun.

Hanya saja, Hans menganggap pemerintah membangun infrastruktur di saat yang tepat. Saat ini kondisi perekonomian dunia melambat dan komoditas turun.

“Pengusaha tak punya uang. Yang terjadi kita lagi susah, dikejar pajak, orang teriak,” kata Hans.

Hans tak menyalahkan pemerintah saat ini yang banyak membangun infrastruktur. Namun, menurut dia lebih baik jika dilakukan sejak pemerintahan sebelumnya di mana perekonomian lebih stabil. Di saat komoditas sedang tinggi-tingginya dan perekonomian Indonesia sedang kuat.

“Sekarang pemerintah bangun infrastruktur di tengah tidak ada uang. Di daerah tidak ada uang, jadi ngejarnya pajak. Tantangannya besar,” kata dia. (kmp) [www.tribunislam.com]

Sumber : eramuslim.com

Sebarkan...