HAYOLOH.. Sarung Ternyata Bukan Budaya Nusantara Tapi Arab, ISLAM NUSANTARA Kok Sarungan


HAYOLOH.. Sarung Ternyata Bukan Budaya Nusantara Tapi Arab, ISLAM NUSANTARA Kok Sarungan

Sarung Ternyata Bukan Budaya Nusantara... tapi dari Arab... Ojo do nganggo sarung (jangan pakai sarung) ya jika ingin citarasa Islam Nusantara sejati... 😂


ribet kan?

makanya paling eunak ya ISLAM aja gak pake embel2..

jadinya fleksibel..

pake sarung dari Arab, baju koko dari Cina, sandal buatan Italy 😂

Dari Wikipedia bahasa Indonesia:

Menurut catatan sejarah, sarung berasal dari Yaman. Sarung awalnya digunakan suku badui yang tinggal di Yaman. Sarung dari Yaman itu berasal dari kain putih yang dicelupkan ke dalam neel yaitu bahan pewarna yang berwarna hitam.

Penggunaan sarung telah meluas, tak hanya di Semenanjung Arab, namun juga mencapai Asia Selatan, Asia Tenggara, Afrika, hingga Amerika dan Eropa. Sarung pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke 14, dibawa oleh para saudagar Arab dan Gujarat. Dalam perkembangan berikutnya, sarung di Indonesia identik dengan kebudayaan Islam.

Link: https://id.wikipedia.org/wiki/Sarung

Anda tau Yaman? Yaman itu Arab.


Yaman adalah sebuah negara di Jazirah Arab di Asia Barat Daya, bagian dari Timur Tengah. Yaman berbatasan dengan Laut Arab di sebelah selatan, Teluk Aden dan Laut Merah di sebelah barat, Oman di sebelah timur dan Arab Saudi di sebelah utara. Orang-orang keturunan Arab di Indonesia sebagian besarnya berasal dari negara ini. [www.tribunislam.com]

Sumber : portal-islam.id



Sebarkan...