Wakapolri: Tak Ada Masjid Radikal, Itu Tempat Suci Nanti Kualat Kita


Wakapolri: Tak Ada Masjid Radikal, Itu Tempat Suci Nanti Kualat Kita

Keberadaan 30 masjid radikal kembali dibantah Wakapolri Komjen Pol Syafruddin. Bagi Syafruddin, masjid merupakan tempat yang suci yang tidak mungkin bersikap radikal.



"Saya bantah. Bukan masjid. Enggak mungkinlah, bagaimana masjid bisa ngomong. Masjid itu tempat ibadah, nanti kualat kita. Kurang tepat pokoknya saya bantah," kata Syafruddin usai memantau arus mudik di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/6).

Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu menilai, tidak tepat memberi lebel radikal kepada masjid. Sebab, masjid merupakan benda mati yang tidak bisa bicara, terlebih menyebarkan paham radikal.

Untuk itu, Syafruddin menegaskan tidak ada masjid radikal seperti yang pernah disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Meski data itu dari BNPT, tetap saja memberi istilah radikal kepada masjid tidak tepat.

"Saya bantah. Karena mesjid tidak bisa bicara seperti orang, ndak mungkin radikal. Masjid enggak bisa bicara enggak masuk logika," ucap dia. [www.tribunislam.com]

Sumber : opini-bangsa.com, kumparan.com

Sebarkan...