Suryo Prabowo Ungkap 3 Alasan Penurunan Mudik Jakarta-Jateng Turun hingga 40 Persen


Suryo Prabowo Ungkap 3 Alasan Penurunan Mudik Jakarta-Jateng Turun hingga 40 Persen

Mantan Panglima TNI, Suryo Prabowo menuliskan pendapatnya mengenai alasan penurunan mudik di Jawa, Rabu (13/6/2018).


Data tersebut disampaikan oleh pihak kepolisian yang mana arus mudik Jakarta-Jateng menurun menjadi 40 persen.

Hal ini diungkapkan oleh akun Twitter Divisi Humas Polri @DivHumas_Polri sebagai berikut:


Menanggapi hal tersebut, Mantan Panglima TNI Suryo Prabowo membeberkan 3 alasan penurunan jumlah pemudik.

3 Alasan tersebut yakni:

1. Libur lebaran yang panjang sehingga banyak pilihan untuk mudik.

2. Karena silahturahmi sudah bisa dilakukan online.

3. Mungkin karena nggak punya ongkos.

Hal ini diungkapkan melalui akun Twitter @marierteman.

@marierteman: jalanan gak macet, krn warga yg mudik mmg sdh tdk bnyk lagi spt thn lalu.

ini mgkn krn: (1) libur lebaran yg panjang, shg bnyk pilihan hari utk mudik, (2) karena silaturahmi sdh bisa dilakukan online dan (3) mungkin krn nggak punya ongkos




Ruapanya alasan penurunan ini juga sempat diungkapkan oleh Politisi Partai Demokrat Andi Arief.

Andi Arief kemudian menyoroti soal kondisi ekonomi bangsa yang dianggap semakin merosot.

Lebih, lanjut Andi Arief pun mengatakan jika ada tugas mendesak untuk pemerintah dalam memperbaiki ekonomi masyarakat, terutama soal daya beli.

Andi Arief juga mengungkapkan apabila turunnya arus mudik semakin membenarkan fakta yang disampaikan oleh Agus Harimurti Yudhoyono dalam orasinya.

Diberitakan sebelumnya, dalam orasinya, AHY sempat menyoroti sejumlah hal, termasuk kondisi ekonomi bangsa, daya beli yang menurun hingga tenaga kerja asing.[www.tribunislam.com]

Sumber : opini-bangsa.com, tribunnews.com

Sebarkan...