Marah-Marah dan Sebut Selawat sebagai Karaoke, Bule Ini Minta Maaf


Marah-Marah dan Sebut Selawat sebagai Karaoke, Bule Ini Minta Maaf

Video seorang bule atau Warga Negara Asing (WNA) yang marah-marah saat mendatangi rumah pria yang diduga ustaz viral di media sosial.


Insiden ini terjadi di Ciampea, Bogor, Jawa Barat.

Dalam video yang berdurasi sekitar 2 menit, Frank (62), bule tersebut marah-marah dan bertanya mengapa masjid selalu karaoke.

Seorang wanita kemudian menjelaskan, suara itu bukan karaoke melainkan selawat.

Bule tersebut bahkan mengancam akan menghancurkan mushola atau masjid setempat.

Tribun-Video.com melansir TribunnewsBogor.com, Polsek Ciampea telah memanggil kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Polsek juga menghubungi tokoh masyarakat, yaitu MUI Desa Ciampea.

Menurut Kompol Adi Fauzi, Kapolsek Ciampea ada kesalahpahaman antara warga yang tadarus di Mushola Nurul Jadid.

"Tadarus itu diisi ustaz Ade Syafe'i, kebetulan rumah bule itu dekat dengan musala itu karena merasa terganggung akhirnya menegur Adi, keduanya sempat cekcok mulut, kejadian hari Sabtu kemarin," ujarnya dikutip dari TribunnewsBogor.

Setelah dimediasi, Frank pun menyadari kesalahannya, dia tak tahu, kegiatan itu adalah kegiatan umat islam.

Dia mengaku bersalah karena terlalu emosi dan mengeluarkan kata-kata yang tak patut.

Kompol Adi pun mengatakan, masalah itu sudah selesai.

Dalam sebuah video, Frank pun meminta maaf atas perkataan dan perbuatannya.[www.tribunislam.com]



Sumber : tribunnews.com

Sebarkan...