Saudi Kecam Perusahaan Jerman Gunakan 'Bendera Tauhid' di Tutup Botol Bir Produksi Mereka


Saudi Kecam Perusahaan Jerman Gunakan 'Bendera Tauhid' di Tutup Botol Bir Produksi Mereka

Arab Saudi telah mengecam keras pembuat bir Jerman karena memproduksi bir "ofensif" dengan bendera kerajaan tersebut setelah serangan media sosial, The New Arab melaporkan hari Ahad (13/5/2018).

Kedutaan Saudi di Jerman mengeluarkan pernyataan online pada hari Jum'at, mengatakan telah menghubungi pihak berwenang Jerman untuk memastikan bir lokal Eichbaum menghentikan produksi bir, yang bertujuan mengenang tim sepak bola yang mengambil bagian dalam Piala Dunia tahun ini.

"Kedutaan telah menghubungi otoritas Jerman yang relevan untuk mengutuk produk alkohol perusahaan tersebut, yang mengandung bendera Saudi," kata pernyataan itu.

"Bendera itu membawa kata 'tauhid'.Ini merupakan pelanggaran terhadap kesucian kata tersebut, penghinaan terhadap bendera dan provokasi terhadap perasaan umat Islam," katanya, mengacu pada deklarasi keislaman yang terpampang di bendera.

Pernyataan itu meminta otoritas Jerman untuk menarik bir tersebut dari pasar dan menuntut permintaan maaf.

Tempat pembuatan bir di kota barat daya Mannheim telah mencetak bendera dari seluruh 32 tim nasional Piala Dunia pada tutup botolnya untuk merayakan turnamen sepakbola yang akan datang.

Gambar bir menjadi viral di media sosial Saudi, mendorong para pengguna untuk mengecam keras perusahaan pembuatan bir tersebut.

Konsumsi alkohol dilarang oleh hukum Islam.

Arab Saudi, rumah dari dua situs tersuci Islam, melarang produksi, impor, penjualan dan konsumsi minuman keras.

Pada hari Jum'at, pabrik bir Jerman itu meminta maaf di postingan Facebook dan mengatakan itu tidak dimaksudkan untuk menyinggung kaum Muslim.

"Diskusi tentang tutup botol Saudi mengambil bentuk yang melampaui batas kebebasan berekspresi ... Jika kami secara tidak sengaja telah menyinggung Anda, kami dengan tulus meminta maaf," katanya.

Kedutaan Jerman di Arab Saudi juga mengeluarkan pernyataan pada hari Sabtu, menyatakan penyesalan atas insiden itu dan berjanji bahwa bir tersebut telah dikeluarkan dari rak.

Arab Saudi telah mengeluh kepada FIFA di masa lalu tentang penggunaan bendera mereka di bola kaki. (st/TNA) [www.tribunislam.com]

Sumber : voa-islam.com

Sebarkan...