Polri Sebut Media Punya Peran Besarkan Teroris

Polri Sebut Media Punya Peran Besarkan Teroris

Karo Multimedia Divhumas Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto mengatakan bahwa media bisa membuat teroris merasa besar diri. Menurutnya, hal itu melalui pemberitaan yang berlebihan.


“Teroris dianggap berhasil ketika diberitakan besar besaran. Media punya sumbangsih membesarkan teroris,” katanya dalam diskusi Pemberitaan dan Penyiaran Tentang Terorisme di Hotel Borobudur, Jakarta pada Rabu (30/05/2018).

“Teroris merasa kalah ketika media tidak memberitakan secara besar-besaran,” sambungnya.

Rikwanto juga menekankan bahwa media harus menyajikan informasi secara bijak. Artinya, kata dia, tidak perlu diglorifikasi dari sisi korban.

“Memberitakan dan mempromosikan bedanya tipis tipis. Media harus verifikasi informasi, tidak berlebihan, kepala pecah, tangan putus itu nggak perlu. Dan harus punya etika peliputan,” tuturnya.

Media, kata dia, juga harus menghilangkan stigmatisasi teroris kepada satu agama tertentu. Ia tak menampik ada pihak yang ingin mengaitkan teroris dengan Islam

“Selama ini, teroris itu cenderung dilabelkan ke Islam. Ada yang mati-matian menyandingkan ke Islam, dan ada ulama yang mati-matian menolak itu. Saya kira media harus menghilangkan labelisasi,” tandasnya.[www.tribunislam.com]

Sumber : kiblat.net

Sebarkan...