Jawaban Mustofa Nahra Kenapa Sikapnya Diam dan Tidak Terobos Pelaku Persekusi CFD


Jawaban Mustofa Nahra Kenapa Sikapnya Diam dan Tidak Terobos Pelaku Persekusi CFD

Aktivis gerakan #2019GantiPresiden, Mustofa Nahrawardaya selain mencurigai adanya operasi intelijen dalam kasus intimidasi para pengguna kaos #DiaSibukKerja di Car Free Day, dirinya juga mengunggah bukti dimana seolah kejadian tersebut sudah disetting sedemikian rupa.


Hal ini dibuktikan dengan beberapa cuplikan foto dari berbagai sudut dan sisi yang menampilkan keberadaan Mustofa.

"Hebat ya, ada Dokumentasi yang bisa mengabadikan kejadian ini. Bahkan, bisa ambil dari sisi depan dan bekakang saya, dengan angle yang pas, sehingga booming", tulis Mustofa.



Menambahkan, dirinya mengatakan jika tidak dilatih dengan baik maka tidak akan mampu melakukan pengambilan gambar yang presisi.

"Jika tidak dilatih, dan jika tidak dengan Gladi Resik, apa mungkin ada yang mampu melakukan pengambilan gambar yang "presisi" dan sangat Moviest banget seperti ini?", tulisnya kembali.



Mustofa mengatakan jika pada waktu kejadian dirinya banyak dimintai foto oleh orang yang tidak dikenal yang menurutnya hal ini lantas menggiringnya menuju lokasi kejadian.

"Saya kira memang banyak #OrangMisterius di sekitar saya kemarin. Saya merasa sekali. Yang meminta foto, banyak sekali. Mengaku dari Sosmed. Tetapi, yg diuppload, hanya itungan jari. Saya merasa didesak2 agar mendekat ke titik TKP", kicau Mustofa.



"Diantara orang-orang yang minta foto, ada yang meminta pindah tempat. Dengan alasan, agar background nya bagus. Diantara anda pasti paham, kenapa bisa begitu kan?", tambahnya kembali.



Mustofa juga membenarkan sikapnya yang diam dan tidak menerobos orang-orang yang sedang mengibas-ibaskan uang.

Pegiat media sosial itu mengatakan sejak awal dirinya sudah curiga dengan orang-orang asing tersebut.

"Lalu ada yang bertanya, kenapa saya diam saja dan tidak menerobos orang2 yang sedang mengibas2 uang?

Bro, sejak awal saya sudah curiga, mereka orang-orang yang tidak saya kenal. Sangat beresiko. Bukan soal apa sih. Siapa tahu ada yg ngincar HP saya?", tutupnya.



Dikabarkan sebelumnya, Aktivis gerakan #2019GantiPresiden, Mustofa Nahrawardaya mencurigai adanya operasi intelijen dalam kasus intimidasi para pengguna kaos #DiaSibukKerja di acara Car Free Day pada pekan lalu.

Yang menjadi korban intimidasi tidak lain adalah seorang Ibu yang diketahui bernama Susi Ferawati dan anaknya, serta seorang pria bernama Stedi.

Mereka diintimidasi dengan cara dikibaskan uang berjumlah seratusan ribu rupiah di hadapan mereka sekaligus diberi pertanyaan,"dibayar berapa?".

Mustofa menemukan kejanggalan dimana dirinya mendapati orang-orang yang aktif mengintimidasi sama-sama menggunakan gelang berwarna cokelat.

Dirinya pun menduga jika kesamaan gelang tersebut sebagai kode atau simbol dari kelompok yang sama.

Pegiat media sosial itu juga mencurigai bahwa aksi ini sebagai bagian dari sebuah operasi intelijen. [www.tribunislam.com]

Sumber : opini-bangsa.com, tribunnews.com

Sebarkan...