Hina Syariat Islam dan Aceh, Wasekjen MUI Buru Akun Ini


Hina Syariat Islam dan Aceh, Wasekjen MUI Buru Akun Ini

Sebuah akun Twitter kini "diburu" Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain. Pasalnya, akun tersebut dinilai telah menghina syariat Islam dan Aceh Darussalam.


@Krisnaindiarti1, nama akun Twitter tersebut.

Gara-garanya, ia menulis saat mengomentari twit Tengku Zulkarnain.

“Betul. Aceh yang notabene hukum syariat aja bebas nanam ganja...” kata @Krisnaindiart1, Ahad (1/4/2018).

Tengku Zulkarnain mengingatkan akun tersebut untuk minta maaf dalam 1x24 jam. Jika tidak, ulama asal Aceh itu meminta teman-teman suku Aceh untuk mempidanakannya.

“Krisna Indiarti ini telah menghina syariat Islam dan negeri Aceh sebagai negeri yang BEBAS NANAM GANJA. saya beri waktu 1x24 jam untuk minta maaf dan cabut pernyataannya. Kalau tidak saya akan minta kawan kawan suku Aceh untuk mempidanakan orang ini....” kata Tengku Zulkarnain melalui akun Twitter pribadinya, @ustadtengkuzul, Ahad (1/4/2018).



Menurutnya, twit @Krisnaindiart1 telah menghina syariat Islam sekaligus menghina Aceh.

“Dari tulisan mu ini maka kau sudah menghina: 1. Hukum syariat( Islam) sebagai hukum yg BEBAS nanam GANJA. 2. Aceh Negeri yg BEBAS NANAM GANJA. Silakan kau tanya ahli hukjm dan jima 1x24 jam tdk kau cabut maka selamat menyusul Ahok dgn Pasal KUHP yg sama...” lanjutnya.



24 jam batas waktu yang diberikan Tengku Zulkarnain akan habis pada hari ini (2/4/2018) sekira jam 3 sore. Akankah akun @ Krisnaindiart1 minta maaf? Kita tunggu saja. Karena hingga berita ini ditulis, akun tersebut merasa dirinya tidak menghina syariat Islam dan tidak menghina Aceh karena yang ia maksud hanya oknum.

“Nah kan ga ada komen dimananya aku hina syariat islamnya... Aku bilang aceh aja yg notabene dah pke syariat islam wilayahnya ada ladang ganjanya dah berapa kali tertangkap ma polisi...” ujarnya. [www.tribunislam.com]

Sumber : tarbiyah.net



Sebarkan...