Ulama Jawa Timur Marah Atas Pernyataan Ceroboh Rektor UIN Jogja, “Donald Trump=Khalifah”


Ulama Jawa Timur Marah Atas Pernyataan Ceroboh Rektor UIN Jogja, “Donald Trump=Khalifah”

Ulama Jawa Timur wilayah kasepuhan Jombang, Kediri, Nganjuk dan Mojokerto, Ahad 11 Maret 2018, mengadakan Jalsah Ammah bersama para muhibbin.


Hadir dalam acara tersebut KH. Farid Maruf, MA, KH. Misbah Halimi, KH. Akhmad Djauhari, Kyai Tamaji, KH. Ahmad Robithoh, Gus Lukman Hakim, Gus Sam, KH. Abdul Kholik, Kyai Marjito, Kyai Abdurrahman Salam, Kyai Mashudi, Kyai Maslikhan dan Kyai Suhardi Anwar.

Mensikapi pernyataan Rektor UIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta, KH. Farid Ma’ruf, MA menegaskan bahwa pernyataan Rektor bahwa Donald Trump yang bisa dianggap sebagai kholifah adalah bentuk penyesatan.

Bahkan ini termasuk setting Amerika untuk menghalangi kebangkitan Islam. Beliau percaya bahwa rektor UIN adalah bagian dari JIL. Kelompok liberal yang terus menyerang pemikiran umat Islam.

Sementara itu, KH. Misbah Halimi membantah rektor bahwa tak pantas rektor menganggap Presiden sinonim dengan kholifah. Sebuah definisi harus dikembalikan kepada definisi syar’i. Tidak berdasarkan pada hawa nafsu pembuat definisi.

Lebih keras lagi, Kyai Tamaji mengecam rektor UIN Sunan Kalijaga tersebut bahwa melarang pemakaian cadar untuk muslimah dan pembelokan makna kholifah menunjukkan jati diri rektor itu sebagai orang munafik.

Acara yang dihadiri ratusan muhibbin itu berjalan dengan baik. Ditutup doa oleh Ulama sepuh KH. Akhmad Robithoh.[www.tribunislam.com]

Sumber : dakwahmedia.co



Sebarkan...