Tuduhan Abu Janda ditanggapi ust Azzam dengan Ultimatum 1×24 Jam


Kegiatan Sa’i yang dilakukan sambil bernyanyi oleh Banser NU di Tanah Suci menjadi bahan pembicaraan di mana-mana tak terkecuali Ust. Azzam M Isulhaq dan Ust. Hilmi Firsausi.



Rupanya ada yang tak suka dengan komentar para ustaz tersebut.

Melalui akun media sosialnya, Arya Permadi alias Abu Janda mengecam dan menghina para ustaz tersebut.

“orang2 sperti @AzzamIzzulhaq & @Hilmi28 mncaci banser krn bersyair syubanul wathon syair cinta tanah air dlm bhs arab saat umroh, mreka tdk tahu sayidina Umar jg mlakukannya @na_dirs. mreka yg sbenarnya bodoh bragama, berislam cuma utk mmbenci. teroris lahir dr org2 sperti mreka,” tulisnya, Selasa 27 Februari 2018.

orang2 sperti @AzzamIzzulhaq & @Hilmi28 mncaci banser krn bersyair syubanul wathon syair cinta tanah air dlm bhs arab saat umroh, mreka tdk tahu sayidina Umar jg mlakukannya @na_dirs. mreka yg sbenarnya bodoh bragama, berislam cuma utk mmbenci. teroris lahir dr org2 sperti mreka

— Permadi Arya (@permadiaktivis) February 27, 2018

Menanggapi ucapan tersebut, Ust. Hilmi bersikap bijak.

“Buat Abu Janda dkk, sy ini putra Kyai Nahdiyin, sy cinta NU…krn itu setiap ad aksi nyeleneh segelintir oknum yg merusak marwah NU sy akan teriak. Lht akhirnya, aksi kalian sampai diprotes pihak Kerajaan & membuat sibuk KBRI. Oiya, kmrin Abu Janda kok ga diajak umroh brg banser?”

Buat Abu Janda dkk, sy ini putra Kyai Nahdiyin, sy cinta NU…krn itu setiap ad aksi nyeleneh segelintir oknum yg merusak marwah NU sy akan teriak. Lht akhirnya, aksi kalian sampai diprotes pihak Kerajaan & membuat sibuk KBRI. Oiya, kmrin Abu Janda kok ga diajak umroh brg banser?

— Hilmi Firdausi (@Hilmi28) February 28, 2018

Lain halnya dengan Ust. Azzam yang bertindak tegas.

“Saudara Permadi Arya alias @ustadabujanda disilakan dalam waktu 1×12 jam untuk melakukan klarifikasi dan permintaan maaf.

Pernyataan Anda adalah tuduhan serius dan masuk dalam delik pasal pidana.”

Saudara Permadi Arya alias @ustadabujanda disilakan dalam waktu 1×12 jam untuk melakukan klarifikasi dan permintaan maaf.

Pernyataan Anda adalah tuduhan serius dan masuk dalam delik pasal pidana. https://t.co/zKNlgapNS7

— Azzam M Izzulhaq (@AzzamIzzulhaq) February 28, 2018

bahkan opsi laporkan ke bareskrimpun sempat dipertimbangkan:

Sesuai advise konsultan hukum saya, sepertinya Bareskrim jadi pilihan.

Namun, sebelum ke sana, RESTU dan DOA ibu masih lebih UTAMA. Bismillah… pic.twitter.com/umecq2EQ9V

— Azzam M Izzulhaq (@AzzamIzzulhaq) March 1, 2018[www.tribunislam.com]

Sumber : portal-islam.id

Sebarkan...