Said Aqil: Belajar di Arab Bawa Ilmunya, Bukan Jenggot dan Gamisnya


Said Aqil: Belajar di Arab Bawa Ilmunya, Bukan Jenggot dan Gamisnya

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menerima perwakilan PP Muhammadiyah Haedar Nasir beserta beberapa pengurus lainnya. Kedatangan perwakilan PP Muhammadiyah ini dalam rangka silaturahmi.


Dalam sambutannya Said sempat bercerita masa-masa saat ia belajar di Arab Saudi. Ia kemudian meminta ketika pergi ke Arab Saudi untuk belajar, maka ilmu yang didapat harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

"Belajar ke Arab silakan, tapi pulang harus membawa ilmu. Saya, Quraisy Shihab, Gus Dur, Gus Mus, Amien Rais juga, saya rasa (dia) belajar dari Arab dulu," kelakar Said di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (23/3).

"Pulang bawa ilmu bukan bawa jenggot. Jangan bawa gamis, bawa ilmu. Kalau enggak belajar dari Arab (saya pikir) Islamnya belum luas," imbuhnya.

Tak hanya belajar di Arab saja, Said juga minta siapapun yang hendak belajar di luar negeri seperti Eropa lebih baik membawa ilmu yang bermanfaat.

"Silakan belajar ke Eropa, Australia, pulang jangan bawa budaya tapi bawa ilmunya. Dari Eropa jangan bawa anggur, dari Arab jangan bawa gamis jangan bawa jenggot," tuturnya.

Selain bicara soal ilmu, Said juga bicara konflik di Timur Tengah. Ia bersyukur Indonesia tidak seperti negara-negara di sana yang dilanda konflik berkepanjangan seperti hanya Irak dan Suriah.

"Mudah-mudahan indonesia tidak seperti itu dan itu yang kita harapkan. Mudah-mudahan kita tidak seperti itu. Walaupun kita punya perbedaan tapi insyaallah kita tidak seperti Irak dan Suriah," pungkasnya.[www.tribunislam.com]

Sumber : opini-bangsa.com

Sebarkan...