Polisi Medan Kembali Bekuk Pelaku Penghina Nabi Muhammad Lewat Media Sosial


Polisi Medan Kembali Bekuk Pelaku Penghina Nabi Muhammad Lewat Media Sosial

Kembali personel Satuan Reskrim Polrestabes Medan membekuk seorang pria berinisial MG (21). MG merupakan warga Desa Fanedanu, Kecamatan Somambawa, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara MG diamankan petugas terkait dugaan kasus penghinaan agama lewat media sosial.


Dilansir oleh Antara, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, mengatakan bahwa tersangka ditangkap atas laporan dari Front Pembela Islam (FPI). Berdasarkan LP/589/III/2018/SPKT/Restabes Medan, tanggal 28 Maret 2018, MG ditangkap karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW melalui akun media sosialnya.

Dalam akun facebooknya, tersangka menuliskan status yang tak pantas dan menghina Nabi Muhammad SAW. Atas tulisan penghinaan agama itu, FPI kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Medan.

Setelah menerima laporan FPI tersebut, Satreskrim Polrestabes Medan langsung bergerak melacak keberadaan pemilik akun FB yang menghina Nabi Muhammad itu.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil meringkus MG di kos-kosannya di Jalan S Parman, Gang Rustam, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. Saat meringkus tersangka, dari tangan tersangka disita barang bukti berupa telepon genggam, akun Facebook atas nama Martinus Gulo dan sim card.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat UU ITE dengan hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” pungkas Rina.[www.tribunislam.com]

Sumber : ngelmu.co



Sebarkan...