‘Kicauan’ Antoni PSI Sudah Pidana Berat, Twit Ahmad Dhani Hanya Bersikap! Ini Bedanya

‘Kicauan’ Antoni PSI Sudah Pidana Berat, Twit Ahmad Dhani Hanya Bersikap! Ini Bedanya

Dua minggu lagi, musisi kondang Ahmad Dhani, akan menjalani persidangan kasus ujaran kebencian. Dhani dibidik Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.


Mengomentari persidangan suami penyanyi Mulan Jameela itu, aktivis sosmed Ferry Koto memaparkan perbandingan kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani di sosial media dengan pelaporan ujaran kebencian yang dilakukan Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni.

Menurut Ferry, jika twit Dhani di akun @AHMADDHANIPRAST bisa dipidana, maka twit Raja Juli Antoni di akun @AntoniRaja jauh lebih bisa dipidana.

“Menurut saya, jika twit @AHMADDHANIPRAST yang katakan ‘Siapa saja yang dukung X, adalah Y yang perlu diludahi mukanya’, bisa dipidana, padahal sangat jelas X dan Y tidak spesifik, maka sesungguhnya twit @AntoniRaja jauh lebih bisa dipidana karena spesifik, dan jelas yang ia sasar,” beber Ferry di akun Twitter @ferrykoto.

Ferry pun membandingkan kicauan @AHMADDHANIPRAST dan @AntoniRaja yang dilaporkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Sebelumnya @AntoniRaja menulis: “Bro @anandasukarlan akan dilaporkan ke polisi oleh tukang buat hoax tiap hari. Kita support bro @anandasukarlan. Yang setuju RT pls!,”.

Sementara twit @AHMADDHANIPRAST yang dilaporkan Jack Lapian adalah: “Siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya -ADP.”

Dari perbadingan dua twit itu @ferrykoto menulis: “Dan twit @AntoniRaja ini jelas-jelas tuduhan (fitnah jika ia tidk bisa buktikan) serta AJAKAN, berbeda dengan @AHMADDHANIPRAST dia hanya berpendapat dan bersikap.”

Soal pihak yang disebut di dua twit itu, @ferrykoto menegaskan: “Di Twit ini secara gamblang @AntoniRaja menyebut @anandasukarlan sebagai pihak yang akan dilaporkan ke polisi. Nah ini jelas sangat spesifik dan hanya ada 1 yang akan melaporkan Sukarlan, yaitu @fadlizon. Bandingkan dengan twit @AHMADDHANIPRAST yang tidak sebut siapa penista, siapa pendukung.”

Bahkan, kata Ferry, ada potensi pidana dari kicauan @AntoniRaja, yakni fitnah. “Di twit @AntoniRaja ini juga spesifik potensi pidananya yaitu fitnah, jelas-jelas dia menyebut demikian ‘oleh tukang buat hoax tiap hari’. Jika tidak pernah ada perkara pidana yang berkekuatan hukum tetap kepada @fadlizon sebagai pembuat Hoax, maka Antoni sudah jelas fitnah,” tegas @ferrykoto.

Tak hanya itu, Ferry melihat ada upaya Antoni mengajak orang melakukan pidana yang sama. “Dan cilakanya twit @AntoniRaja ini adalah AJAKANnya “..Yang setuju RT..”, ini sudah pidana berat menyerang kehormatan orang lain dengan mengajak orang melakukan pidana yang sama,” beber @ferrykoto. [www.tribunislam.com]

Sumber : intelijen.co.id

Sebarkan...