Fahri Hamzah Dukung Yusril Ihza Mahendra Lawan KPU Yang Dianggap Kerjain PBB


Sabtu (17/2/2018) yang lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan nama-nama partai politik (parpol) yang lolos verifikasi pemilihan umum (pemilu) 2019.


Total ada 14 partai politik yang lolos, di antaranya PDI-P, Golkar, Gerindra, Partai Demokrat, PKB, PAN, PKS, PPP, NasDem, Hanura yang sebelumnya juga parta peserta pemilu 2014.

Serta empat partai baru, yakni PSI, Partai Berkarya, Perindo, dan Partai Garuda.

Sementara itu, ada dua partai yang tidak lolos verifikasi KPU, yakni PBB dan PKPI.

Satu di antara partai yang tidak lolos, yakni Partai Bulan Bintang (PBB) merupakan partai besutan milik pengacara kenamaan, Yusril Ihza Mahendra.

Yusril Ihza Mahendra sendiri mengaku kecewa dengan keputusan KPU.

Diketahui, KPU tidak meloloskaan PBB sebagai partai peserta Pemilu 2019 karena dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS) di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, dilansir tribunnews.com.

Dalam sidang adjudikasi yang digelar di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Kamis (1/3/2018), KPU Manokwari Selatan mengakui tidak melakukan verifikasi faktual terhadap PBB pada Januari 2018, setelah Putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Semua fakta yang terungkap di sidang Bawaslu hari ini, menunjukkan adanya rekayasa secara sistematis menjegal PBB ikut Pemilu. Kami akan pidanakan mereka semua yang melakukan manipulasi dan rekayasa ini,” kata Yusril dalam keterangannya, Kamis (1/3/2018).

Lebih lanjut, Yusril mengaku akan memidanakan KPU, karena ia menganggap KPU secara nyata telah 'mengerjai' mereka.

Hal ini pun turut mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

Ia menuliskan postingan bernada dukungan kepada Yusril Ihza Mahendra dan PBB di akun Twitternya (@fahrihamzah).

"Prof @YusrilIhza_Mhd laporkan aja ke Mahkamah HAM Internasional kalau konspirasinya sempurna.

Partai gak jelas lolos, partai jelas punya akar dalam sejarah hilang ... lawan!" begitu tulis Fahri pada Jumat (2/3/2018). [www.tribunislam.com]

Sumber : tribunnews.com

Sebarkan...