Tidak Fair, Lewat acara Prime Talk Metro TV berusaha Giring Opini Sudutkan HTI


Tidak Fair, Lewat acara Prime Talk Metro TV berusaha Giring Opini Sudutkan HTI

Kuasa Hukum Kementerian Hukum dan HAM I Wayan Sudirta mengungkapkan alasan mengapa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) baru dibubarkan padahal pemerintah mengklaim pelanggaran yang dilakukan sudah terjadi sejak lama.


“Jawabannya mudah. Dulu peraturannya dibuat berbelit sehingga HTI tidak mudah dibubarkan,” ungkapnya, dalam Prime Talk, Kamis 8 Februari 2018.

Kira-kira itulah secuplik berita yang dimuat oleh metrotvnews.com dengan judul “Lama Menyimpang, Mengapa HTI Baru Dibubarkan?” Berita yang dimuat oleh metro TV ini sangat tak berimbang, jelas sekali metro berusaha untuk melakukan framing negatif terhadap HTI. acara talkshow yang diadakan juga sangat tidak berimbang, tidak menghadirkan pembicara dari HTI atau paling tidak kuasa hukum HTI sehingga tidak menimbulkan kesan Metro hendak mendikte masyarakat bahwa tindakan pemerintah bubarkan HTI adalah hak, dan HTI adalah pihak bersalah.

Pada acara prime talk yang diadakan oleh metro tv pembicara yang dihadirkan hanya 2 yaitu I Wayan Sudirta dan yang kedua Azyumardi Azra yang dimana kedua-duanya memang memiliki pendapat sering berseberangan dengan HTI. Apa yang dilakukan oleh metrotv ini menambah deret panjang catatan sejarah ketidak berpihakan metro tv kepada umat Islam.

Sangat disayangkan,  metrotv tak fair menyajikan acara untuk rakyat. Padahal rakyat berhak untuk diberi sajian opini dari dua sisi, sehingga biarkan rakyat yang menilai HTI atau Pemerintah yang benar dari argumen-argumen yang diketengahkan. Mengingat metroTv menggunakan frekuensi publik namun memberikan sajian tidak mendidik publik untuk cerdas, malah suka mendikte seperti ini.[www.tribunislam.com]

Sumber : dakwahmedia.co



Sebarkan...