Soal Kartu Kuning untuk Jokowi, Deddy Corbuzier Ikut Komentar Begini



Presenter Deddy Corbuzier menanggapi soal kartu kuning yang dilayangkan oleh Presiden BEM UI, Zaadit Taqwa.


Dilansir dari TribunWow.com, melalui akun Youtube Deddy Corbuzier ia mengunggah video pada hari Kamis, (8/2/2018).

Dalam video tersebut, Deddy memberikan judul "KARTU KUNING JOKOWI DAN KARTU MERAH ZAADIT TAQWA ( Opini Keras Deddy Corbuzier)"

Video tersebut berdurasi 2 menit 36 detik.

Diketahui, nama presiden BEM UI, Zaadit Taqwa mencuat saat ia berani memberi kartu kuning kepada Jokowi usai memberikan pidato sambutannya saat acara Dies Natalis UI ke 68 di Balairung UI, Depok, Jawa Barat, Jumat (2/2/2018).

Rupanya, sat itu Zaadit memberikan 3 tuntutan.

namun, tuntutan yang menjadi prioritas BEM UI adalah terkait gizi buruk di Papua dan kejadian luar biasa campak di Kabupaten Asmat.

"Kami ingin mau dipercepat penyelesaiannya karena sudah lama dan sudah banyak korban," ucap Zaadit.

Menanggapi hal itu, Deddy membuat video opininya.

Diawal videonya, Deddy Corbuzier menampakkan wajah garang dan mengatakan "ini mahasiswa anak ha*am."

Setelah itu, mantan pesulap itu meminta agar para netizen menonton video tersebut sampai habis.

"Smart people tonton video ini sampai habis, video yang paling penting di menit kedua hingga terakhir", ucapnya.

Kemudian ia berbicara sekita 1 menit:

"Mahasiswa itu bi**b, lebih baik nyangkul sawah,

Tak pantas kuliah disana, lebih baik dia nyangkul sawah, dan buat pak rektor pecat saja mahasiswa kayak gitu,

Karena di nggka ngeri kalau pak Jokowi itu membangun transportasi untuk semua kendaraan, bukan cuma buat mobil,

Orang-orang seperti ini akna menjadi calon-calon pembang**g negara, ini bocah k***k,

Ketenarannya bukan karena prestasi, tenar karena nggak punya etika, nggak punya tata krama,

Jadi sekolah dulu aja, kuliah aja yang bener, nila aja masih jelek

Dan, kalau saya lihat postur tubuh dan tampang anda seperti Farhat Abbas, jangan-jangan," ucapnya.

Rupanya, ucapan Deddy di 1 menit awal itu merupakan komentar dari netizen.

Kemudian, Deddy tampak marah dengan komentar netizen tersebut.

Setelah itu, ia memberikan pendapat pribadinya menanggapi aksi Presiden BEM UI.

Deddy berpendapat jika apa yang dilakukan Zaadit tidak salah, namun momentumnya kurang tepat.

"Kalau anda tanya pendapat saya, soal kartu kuning untuk Jokowi, menurut saya itu nggak salah, karena dia nggak menggunakan kekerasan, yang namanya mengekespresikan boleh saja, bisa saja, kapan saja, bukan merupakan hal-hal yang dilarang, jadi its oke,"ujarnya

Lalu Deddy membeberkan kesalahan Zaadit.

"Salahnya timing anda kurang tepat, mahasiswa pernah mengadakan pergerakan luar biasa ketika pemerintah kita hancur berantakan, ketika masyarakat kita gundah gulana, dan butuh pembaharuan yang luar biasa, disitu dibutuhkan pergerakan mahasiswa." ungkapnya

Kemudian mantan suami Kalina Oktarani itu membeberkan aksi mahasiswa tahun 1998 yang melakukan penggulingan pemerintah dan melakukan reformasi.

Bahkan Deddy menyebut agar netizen tidak boleh membuli Zaadit Taqwa.[www.tribunislam.com]

Sumber : opini-bangsa.com

Sebarkan...