Sejumlah WNI Ibadah Sa’i Membaca Pancasila, Guru Besar Hukum : Ini Melampaui Batas


Sejumlah WNI Ibadah Sa’i Membaca Pancasila, Guru Besar Hukum : Ini Melampaui Batas

Oleh : Prof. Suteki

(Dikutip dari halaman Facebook Arsen Alias Prof. Suteki)

Sebagai WNI memang seharusnya menghayati dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Slogan: SAYA WNI, SAYA CINTA PANCASILA itu okay saja. Namun, tengoklah ada kehidupan di atas bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara itu, yang bidang kehidupan peribadatan kepada Alloh tuhan semesta alam.



Apakah harus peribadatan—IBADAH UMROH misalnya— itu dipaksa-paksa untuk disesuaikan ALA INDONESIA dengan melakukan SA’I sambil membaca SILA-SILA PANCASILA LENGKAP? Ini amalan berdasar madzab apa? Apakah hendak menjadikan PANCASILA sebagai AGAMA BARU di Indonesia? Atau demi NKRI kita hendak MENGAGAMAKAN PANCASILA? Atau kita hendak MEMPANCASILAKAN AGAMA ISLAM? Bisakah Pancasila sebagai DASAR AGAMA ISLAM?

Mana yang benar, AGAMA DI ATAS PANCASILA ataukah PANCASILA DI ATAS AGAMA?

Mana yang benar, KITAB SUCI DI ATAS KONSTITUSI ataukah KONSTITUSI DI ATAS KITAB SUCI?

Sejuta pertanyaan masih bisa kita ajukan untuk mengkritisi VIDEO IBADAH SA’I ini.

#CINTA PANCASILA BOLEH, TAPI MEMPANCASILAKAN SA’I SUDAH MELAMPAUI BATAS#

Ket: VIDEO PUTARAN KETIGA SA’I PADA UMROH KEDUA 10 PEBRUARI 2018 diunggah dlm fb Said Humaidy Aba Nick.[www.tribunislam.com]



Sumber : dakwahmedia.co

Sebarkan...