Rizal Ramli Kepret Penghargaan Menteri Terbaik Dunia Sri Mulyani



Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (EKUIN) era Gus Dur, Rizal Ramli mengkritisi tajam gelar menteri terbaik di dunia yang diperoleh Sri Mulyani (SMI), dalam World Government Summit di Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu (11/02).


Rizal mengatakan, lembaga internasional yang memberikan penghargaan tersebut, yakni Ernst and Young hanya bagus sebagai auditor. Namun, lembaga ini tidak mengerti soal makro ekonomi sebagai parameter penghargaan tersebut.

“Erns & Young melakukan penipuan publik,” tegas Rizal, Kamis (15/2).

Penilaian Ernst & Young menurut Rizal, di luar kompetensinya dan ngawur. Ada dua bagian penilaian yang diberikan EY kepada SMI. Pertama, klaim dalam lima tahun, Indonesia mampu mengurangi utang hingga 50 persen. Padahal dalam realitanya, utang Indonesia justru bertambah 22 miliar dolar AS dari 154 miliar dolar AS pada 2016, menjadi 176 miliar dolar AS di awal 2018.

Kedua, EY menyatakan Menkeu Sri mampu mengurangi angka kemiskinan sebesar 40 persen dalam kurun waktu lima tahun, mengurangi kesenjangan sosial dan memperbanyak lapangan pekerjaan. Bila dibandingkan dengan 2013 saja, angka kemiskinan Indonesia berada di 11,31 persen, sementara di tahun 2017, angkanya sekitar 10,64 persen.[www.tribunislam.com]

Sumber : eramuslim.com

Sebarkan...