Lempar Bingkisan ke Warga dari Mobil, Wakil Ketua DPR Sebut Jokowi Primitif, Memalukan


Lempar Bingkisan ke Warga dari Mobil, Wakil Ketua DPR Sebut Jokowi Primitif, Memalukan

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai, Presiden Joko Widodo telah melakukan tindakan yang cenderung primitif ketika melempar beberapa bingkisan kepada masyarakat dari dalam mobil yang ditumpanginya.


Menurut Fadli, tindakan Jokowi tidak boleh diteruskan karena memalukan dan tidak menggambarkan bangsa Indonesia yang beradab.

"Saya kira itu hentikanlah, itu memalukan. Seorang presiden melempar barang atau apa dari dalam mobil, ini aduh, agak primitif," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/2).

Fadli tidak melarang Jokowi memberikan bantuan kepada masyarakat. Namun bantuan itu harus melaui jalur yang sesuai dengan ketentuan, seperti melalui pengurus RT atau RW.

Lihat juga: Fadli Zon Duga Jokowi Kebut Proyek untuk Amunisi Pilpres 2019
Jokowi, kata dia, tidak perlu turun langsung ke lapangan jika hanya hendak memberikan bantuan yang sebenarnya bisa diuruns oleh anak buahnya.

“Kalau mau berikan bantuan melalui saluran yang ada. Dari dulu saya katakan ini tugasnya RT, ada RW juga. Lurah saja menurut saya ketinggian, masa ini presiden yang bagikan,” ujarnya.
Politikus Gerindra itu khawatir nama baik negara Indonesia mejadi jelek di mata dunia karena tidakan Jokowi yang memalukan. Bahkan, ia menilai, tindakan Jokowi tidak manusiawi.

“Kita harus kritik, harus dihentikan itu. Jangan sampai terulang, ini memalukan, diliat diluar negeri, menurut saya tidak manusiawi,” ujar Fadli.

Ketum PPP Muhammad Romahurmuzy merekam Jokowi sedang melempar sejumlah bingkusan dari dalam mobil yang ditumpanginya. Video berdurasi 30 detik itu diunggah oleh akun Twitter @DPP_PPP.


Dalam video terlihat Jokowi beberapa kali melempar bungkusan tersebut ke arah warga yang berada di sisi jalan. Dalam video itu juga terdengar sejumlah warga memanggil nama Jokowi.

Video itu diduga direkam saat Jokowi sedang melakukan kunjungan kerja ke wilayah Jawa Timur, Sabtu (3/2).(aya/cnn)[www.tribunislam.com]

Sumber : cnnindonesia, kabarsatu.news



Sebarkan...