KPI Diminta Sanksi CNN Indonesia atas Tayangan Wawancara Soal Hijab Pramugari



Komisi Penyiaran Indonesia Pusat diminta memberikan sanksi kepada CNN Indonesia. Permintaan itu disampaikan Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA) terkait adanya pelanggaran pada program siaran CNN Indonesia Prime News yang ditayangkan oleh Tranvision.


“Berdasarkan pantauan dan hasil analisis, KPI Aceh menemukan adanya pelanggaran sehingga kami meminta KPI Pusat untuk memberikan sanksi tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan tersebut,” kata Ketua KPI Aceh, Muhammad Hamzah di Banda Aceh, Rabu (7/2/2018).

Hamzah menambahkan, siaran dimaksud ditayangkan 1 Februari 2017 pukul 19.30 WIB dengan dipandu presenter Indra Maulana.

Ia menjelaskan pewawancara dalam program yang menayangkan wawancara langsung via telpon Bupati Aceh Besar Mawardi Ali selaku Bupati Aceh Besar menyangkut surat yang dikeluarkannya mengenai pramugari maskapai penerbangan wajib berjilbab di wilayah Aceh Besar, tidak memahami konteks dan konstruksi qanun/peraturan daerah yang berlaku di Aceh.

“Kami menilai pewawancara tidak memahami konteks dan konstruksi Qanun yang berlaku di Aceh sehingga wawancara tersebut tidak mencerminkan penghormatan atas keyakinan, keunikan dan perbedaan budaya lokal,” katanya.

Ada pun beberapa pelanggaran dalam program tersebut yakni pelanggaran atas pedoman perilaku penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia tahu 2012 pasal 6, pasal 8, pasal 22 ayat (2), pasal 35 huruf (b) dan pasal 27 ayat (3) serta standar program siaran Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2012 pasal 40 huruf (a).

Pihaknya berharap KPI Pusat dapat memberikan sanksi tegas terhadap beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh satu program siaran yang disiarkan oleh salah satu televisi nasional tersebut.[www.tribunislam.com]

Sumber : http://dakwahmedia.co



Sebarkan...