Ditawari Beasiswa dan Umrah, Ini Respon Pemberi Kartu Kuning Jokowi


Ketua BEM UI 2018, Zaadit Taqwa, menjadi perbincangan setelah melakukan aksi berani, yaitu memberikan kartu kuning kepada Presiden Joko Widodo. Kartu kuning itu diberikan kepada Jokowi sebagai peringatan atas isu-isu yang tengah berkembang saat ini, yaitu gizi buruk di Asmat, Pj gubernur dari kalangan Polri, serta soal Permenristekdikti tentang organisasi mahasiswa yang dinilai memberangus kegiatan mahasiswa.

Tindakan mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ini memang menimbulkan berbagai reaksi. Ada yang mendukung aksi Zaadit sebagai perilaku kritis terhadap pemerintah, dan ada juga yang tidak setuju karena menilai cara yang dilakukan Zaadit tidak pada tempatnya.

Terlepas dari itu semua, aksi solo Zaadit membawa berkah tersendiri. Beberapa pihak yang tersentuh dan mengapresiasi tindakannya menawarkan beasiswa ke luar negeri dan umrah kepadanya.

Adalah Azzam M Izzulhaq, pendiri AMI Group dan AMI Foundation yang menawarkan umrah dan beasiswa kepada Zaadit. Tawaran itu Azzam berikan langsung kepada Zaadit, meski Zaadit memutuskan untuk menolaknya karena menurutnya masih banyak yang harus ia selesaikan di BEM.

@AzzamIzzulhaq
Masya Allah Tabarakallah

Zaadit Taqwa, Ketua Umum BEM UI menolak dengan halus undangan Umroh dari saya melalui @AMIFoundation_  dengan alasan masih banyak agenda perjuangan yg lebih prioritas dan harus diselesaikan.

Sungguh, Adinda Zaadit adalah pejuang! Barakallahu fik...

Meski Zaadit menolak tawaran umrah, Azzam berkomitmen tetap memberikan beasiswa di universitas di Jerman atau Turki untuk kelanjutan studi Zaadit.

"Walau demikian, saya dan @AMIFoundation_ tetap akan memberikan apresiasi. Kami siapkan universitas terbaik di Jerman atau Turki untuk kelanjutan studinya ke depan. Tetaplah berjuang, Dik!" kata Azzam lewat akun Twitter pribadinya.

Tawaran beasiswa kepada Zaadit juga datang dari Mohammad Nasih, dosen Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ. Lewat akun Facebooknya, ia mengatakan ingin memberikan Zaadit beasiswa sebagai hadiah atas aksinya memberikan kartu kuning kepada Jokowi.

"Ada yang punya no hp Ketua BEM UI yang beri kartu kuning Pak Jokowi? Saya mau beri dia hadiah beasiswa. Hadiah ini. Jangan salah. Hadiah," tulis Mohammad Nasih.

kumparan (kumparan.com) telah menghubungi Zaadit untuk mengkonfirmasi mengenai tawaran tersebut. Namun hingga saat ini, Zaadit belum merespons.[www.tribunislam.com]

Sumber : b-islam24h.com

Sebarkan...