Banyak Orang yang Ditangkap paska Aksi Bela Islam hanya untuk Buat Takut Saja


Banyak Orang yang Ditangkap paska Aksi Bela Islam hanya untuk Buat Takut Saja

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menduga bahwa cukup banyaknya orang yang ditangkap oleh aparat di atas rezim Joko Widodo ini hanya untuk menakut-nakuti rakyat. Bahkan dalam dugaan lainnya, Fahri melihat fenomena ini lahir paska Aksi Bela Islam (ABI).


“Sepertinya modus penangkapan dan penahanan orang zaman Pak @jokowi dan @Pak_JK ini termasuk wartawan senior Asyari Usman kemarin adalah untuk bikin orang takut saja. Padahal penangkapan dan penahan di luar yang diatur KUHAP adalah pelanggaran HAM.

Sadarkah, Pak? Sejak kegiatan #ABI atau #AksiBelaIslam yang lalu ada banyak orang ditangkap, ditahan lalu dilepas,” demikian katanya di akun Twitter pribadi miliknya, Sabtu (10/02/2018).

Fahri menyebut nama-nama besar, di antaranya Rahmawati Sukarno, Sri Bintang Pamungkas, dan lain-lain. “Mungkin maksudnya adalah untuk menunjukkan kepada publik bawa negara ini hadir dalam hukum. Ini keliru.”

Menurutnya, Negara hadir dalam hukum ditentukan caranya oleh hukum itu sendiri. Penangkapan dan penahanan adalah peristiwa hukum yang membatasi hak warga negara maka ia didefinisikan secara ketat. “Tidak bisa ia diselenggarakan secara sembarangan apalagi kepada mahasiswa dan wartawan.” [www.tribunislam.com]

Sumber : voa-islam.com

Sebarkan...