Akhirnya, Misteri Pembuat Batu Bersusun di Sukabumi Terungkap, Ini Dia Orangnya


Setelah sempat misterius dan menjadi perdebatan panjang di kalangan warga, pria pembuat batu bersusun di Sungai Cidahu, Kampung Pasirdoton (Sebelumnya disebut Kampung Cibojong), RT 01 RW 01, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat akhirnya terungkap.


Dia adalah Rahmat Apandi (30). Ia masih warga setempat. Rahmat diketahui setelah salahseorang warga sempat memergokinya menyusun batu di sungai tersebut.

Misteri Pembuat Batu Bersusun Terungkap, Ini Dia Orangnya

Foto: Syahdan Alamsyah

“Saya sendiri tidak menyangka Rahmat adalah pembuatnya, keponakan saya itu pendiam. Dia kerja serabutan apa saja dia kerjain, saya sendiri tidak menyangka kalau ternyata dia yang membuat susunan batu itu,” kata Indra, paman Rahmat kepada detikcom, Selasa (27/2/2018).

Sejumlah anggota kepolisian dan warga kemudian meminta Rahmat menunjukkan kepiawaiannya. Masih di sungai yang sama satu persatu batu dia susun hingga dalam satu menit satu susun batu selesai dia kerjakan.

Batu bersusun buatan Rahmat berdiri setinggi 1 meter, ada 8 susun batu dengan kondisi terbawah batu besar dan mengecil ke atas.

Rahmat memang pendiam, sejumlah awak media sempat menanyai pemuda itu namun dia hanya memberi jawaban iya dan tidak. Menurut Indra keponakannya itu memang aneh sejak kunjungannya ke daerah Jawa beberapa tahun yang lalu.

“Entah ke Jawa Timur atau Jawa Tengah sekitar 4 tahun yang lalu. Sepulang dari sana dia jadi pendiam, saya sendiri sempat nanya kenapa dia susun batu kata dia iseng. Dia aktivitasnya normal, malahan rajin shalat dan ngaji,” lanjut Indra menjelaskan kondisi keponakannya itu.

Indra sempat mendengar pengakuan dari Rahmat ketika ramai di media sosial terkait penemuan batu bersusun pertama awal Februari. Namun saat itu Indra tidak mempercayai Rahmat begitu saja.

“Pas ramai pertama awal bulan ini semua warga juga mencari, saat itu Rahmat sempat bisik-bisik ke ibu saya dan mengaku kalau dia yang membuat. Tapi kami tidak percaya begitu saja,” tandasnya.

Awalnya warga menduga yang membuat batu bersusun itu adalah sekelompok pemuda yang berniat baik. Mengajak warga melestarikan lingkungan. Namun ternyata yang membuatnya hanya Rahmat seorang diri.[www.tribunislam.com]

Sumber : http://dakwahmedia.co

Sebarkan...