Pengacara Sebut Meme yang Disebar Ketua MUI Jagakarsa Bukan Kebencian

Pengacara Sebut Meme yang Disebar Ketua MUI Jagakarsa Bukan Kebencian

Pengacara Ketua MUI Jagakarsa KH Sulaiman Rohimin, Mirza Zulkarnaen, menilai gambar yang dishare oleh kliennya di media sosial bukan bermaksud untuk menyebarkan kebencian. Mirza mengatakan gambar itu semata-mata ditujukan untuk mengingatkan kader muda Nahdhatul Ulama (NU).


"Meme tersebut bukan untuk ujaran kebencian justru untuk mengingatkan kader-kader muda NU. Karena kiai Sulaiman ini kan kader senior NU, jadi hanya mengingatkan kader-kader NU doang," kata Mirza di Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Rabu (24/1/2018).

"Bukan untuk ujaran kebencian, untuk mengingatkan kepada kader NU untuk kembali kepada khittah 1926. Bagaimana ketika itu NU didirikan untuk menjaga para ulama," sambungnya.

Mirza merupakan anggota Bantuan Hukum FPI. Dia melakukan pendampingan untuk Sulaiman.

Mirza menjelaskan meme yang dibagikan oleh Sulaiman itu berisi tulisan yang menyatakan Banser adalah penjaga gereja dan pengusir ulama. Namun maksud Sulaiman membagikan gambar itu bukan untuk menjatuhkan tetapi untuk mengingatkan kader Banser agar tetap menjaga para ulama.

"Cuma Banser itu penjaga gereja, pengusir ulama. Intinya itu. Kenapa di share di grup Nu Jaksel, untuk menyadarkan kader NU. Tidak ada maksud apapun, apalagi untuk menjatuhkan," kata Mirza membacakan isi meme yang disebar oleh KH Sulaiman.

Mirza lantas bercerita soal adanya pengusiran terhadap Felix Siauw beberapa waktu lalu. Menurutnya, itu tak sesuai dengan khittah NU saat pertama kali didirikan.

"Waktu itu pada bulan-bulan tertentu ada pengusiran seperti felix siauw. Nah seperti itu. Kiai hanya mengingatkan agar kembali pada hitos 1926. Bukan untuk ujaran kebencian, ngga ada itu," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sulaiman mengatakan pemeriksaan hari ini hanya untuk mengklarifikasi terkait konten yang ada di akun media sosialnya. Dia menyebut ada kesalahpahaman antara pelapor dengan dirinya soal gambar Banser yang tersebar di medsos.

"Karena ada gambar yang kira-kira itu salah paham. Yang itu menurut pihak pengurus Ansor perlu klarifikasi. Kita sudah selesaikan klarifikasi dan tujuan saya kirim sudah saya jelaskan. Kita ini kembali khittah 26, NU itu memberikan amar maruf nahi munkar," ujarnya. [www.tribunislam.com]

Sumber : musber.net, detik.com

Sebarkan...