Driver Ojek Lapor Polisi karena Order Mengatasnamakan Nabi Muhammad



Driver ojek online di Palembang, Sumatera Selatan, digegerkan oleh order fiktif oleh Nabi Muhammad SAW. Secara spontan, Asosiasi Driver Onlline (ADO) Sumsel langsung melaporkan kasus ini ke polisi atas dugaan penistaan agama.



"Iya, benar, kemarin ada salah satu driver ojek online yang menerima orderan atas nama Nabi Muhammad SAW. Tetapi, saat dihubungi nomornya, sudah tidak aktif lagi dan sempat buat geger juga," kata Ketua DPD ADO Sumsel Yoyon SP kepada detikcom, Senin (22/1/2018).

Dikatakan Yoyon, dengan adanya orderan fiktif itu, pihaknya langsung mendatangi Mapolda Sumsel untuk melaporkan atas dugaan penistaan agama. Bahkan pihaknya meminta kepolisian mengusut tuntas orderan yang dinilai telah melecehkan umat Islam itu.

"Ya kami dari Asosiasi menilai ini sebagai penistaan agama Islam. Jadi, setelah dapat orderan dan nomor tidak bisa dihubungi, kami langsung buat laporan ke Polda Sumsel. Kami mau pihak kepolisian mengusut tuntas orderan fiktif ini," sambung Yoyon.

Sebagaimana diketahui, peristiwa orderan fiktif terjadi pada Minggu (21/1) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu driver atas nama Hilman baru saja mengantar penumpang di Jalan Veteran dan setibanya di simpang Chatitas, dirinya menerima orderan dengan nama akun Nabi Muhammad SAW.

Sontak dirinya terkejut dengan nama akun dan langsung menghubungi nomor yang tertera di akun tersebut. Di aplikasi tertulis alamat pemesan di sebuah rumah ibadah non-Islam. Tetapi saat itu nomornya tidak aktif lagi hingga akhirnya membuat geger driver online lainnya. [www.tribunislam.com]

Sumber : musber.net



Sebarkan...