Soal Video Persekusi Terhadap UAS, Polisi Bali Sebut Hoaks



Ustadz Abdul Somad menyampaikan klarifikasinya terkait kabar tentang insiden penolakan terhadap dirinya di saat hendak berdakwah di Bali belum lama ini. Lewat video yang kini tersebar di YouTube, pendakwah asal Riau itu menyebut isu tersebut adalah ulah provokator.



“Muncul isu Abdul Somad ditolak oleh masyarakat Bali karena dia radikal, anti-NKRI. Saya tidak percaya pada isu. Saya tidak percaya. Tidak mungkin masyarakat Bali menolak saya. Andai mereka menolak, umat Islam tidak mungkin 800 tahun sudah ada di sini. Pastilah ini ulah-ulah provokator yang tidak benar,” kata Abdul Somad dalam video tersebut.

Seperti diketahui, Ustaz Somad dikabarkan mendapat penolakan dari sejumlah warga Bali pada Jumat lalu (8/12) saat hendak melakukan safari dakwah. Penolakan itu katena atas ustaz kelahiran 1977 itu disebut-sebut anti-NKRI.

Namun, Kepolisian Daerah Bali membantah kabar tentang penolakan terhadap Abdul Somad. Menurut polisi, insiden yang terjadi pada Ustaz Somad hanya sebatas protes, tapi tidak sampai membatalkan rangkaian safari dakwah yang sudah diagendakan.

“Tidak betul seperti itu. Itu hoaks. Masyarakat Bali hanya mengantisipasi agar tempat dakwah tidak disalahgunakan oleh seseorang. Terlebih beredar isu-isu yang memang sangat sensitif, seperti masalah NKRI dan kebinekaan.” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja saat dikonfirmasi, Sabtu (9/12).[www.tribunislam.com]

Sumber : eramuslim.com



Sebarkan...