Aksi Bela Palestina 1712 Sempat ‘Dirusak’ Oleh Ketua PBNU Marsudi Syuhud


Aksi Bela Palestina 1712 Sempat ‘Dirusak’ Oleh Ketua PBNU Marsudi Syuhud

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mempersilakan anggotanya mengikuti Aksi Bela Palestina yang akan dilaksanakan pada Minggu (17/12) di Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Namun Said Aqil minta agar tidak membawa atribut NU saat aksi persatuan umat Islam Indonesia sebagai solidaritas kepada umat Islam Palestina.


“Boleh dong, boleh, masak enggak boleh. Tapi agar tidak memakai simbol NU,” kata Said Aqil Siroj di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (15/12), dihadapan awak media.

Pada hari pelaksanaan Aksi Bela Palestina, Minggu (17/12/17) memang ada salah seorang Ketua PBNU Marsudi Syuhud yang hadir. Tapi kehadirannya dinilai merusak jalannya tertib acara.

Hal itu terjadi ketika tiba-tiba Marsudi mengambil alih pembawa acara yang seharusnya di bawa oleh Ustadz Bachtiar Nasir.

Pada saat Sekjen MUI KH Anwar Abbas hendak membacakan petisi di Aksi Bela Palestina, disitulah Marsudi mengambil alih acara seusai Ketua MUI KH Ma’ruf Amin orasi. Padahal sedianya, acara di pandu bukan oleh Marsudi.

Yang lebih konyolnya lagi, usai pembacaan petisi, Marsudi bukan menyerahkan acara kepada pembacara acara yang sudah ditunjuk panitia, tapi malah menginstruksikan acara doa penutup. Padahal, rangkaian acara masih banyak lagi antri dibelakang.

“Acara selanjutnya adalah doa penutup,” ucap Marsudi di panggung.

Tapi untunglah, Ustadz Zaitun Rasmin dan Ustadz Bachtiar sigap dan langsunga mengambil alih acara. Marsudi pun tampak seperti orang yang tidak merasa bersalah melakukan itu.

Berikut videonya (lihat di menit 8.00):[www.tribunislam.com]



Sumber : harokah.com



Sebarkan...